Undip Kembangkan Olahan Berbasis Limbah Duri dan Tulang Ikan

- Rabu, 5 Desember 2018 | 15:35 WIB
Tim dari PKUM Undip foto bersama anggota KWT Mekar Sari, Pati. (istimewa)
Tim dari PKUM Undip foto bersama anggota KWT Mekar Sari, Pati. (istimewa)

TEMBALANG, AYOSEMARANG.COM--Universitas Diponegoro (Undip) melalui Program Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat (PKUM) berbasis teknologi tepat guna  meningkatkan pendapatan melalui pengolahan makanan sehat seperti olahan hasil budidaya pekarangan sistem terpal menjadi olahan nugget bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari dan Melati yang beralamat di Desa Tambaharjo RT 2 RW 4 Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.

KWT ini merupakan kelompok perkumpulan sebagai wadah aktualisasi ibu-ibu rumah tangga di desa Tambaharjo Pati. Tim diketuai oleh Dr Ir Suryanti MPi dengan anggota tim Churun A’in, SPi dan Wiwiet Teguh Taufani SPi MSi.  

Suryanti menjelaskan permasalahan utama KWT ini adalah limbah produk hasil pengolahan ikan tidak terolah dengan baik dan mengakibatkan beban bagi lingkungan. 

\"Program pemanfaatan limbah produk hasil pengolahan ikan, dirancang sebagai langkah diversifikasi produk yang tidak hanya terbatas pada produk nugget, sekaligus sebagai  bentuk kepedulian lingkungan,\" ungkapnya di kampus Undip Tembalang, Rabu (5/12/2018).

Ia menjelaskan konsep zero waste sebagai bentuk implikasi dari langkah  reduce, recycle dan reuse dalam penanganan sampah atau limbah menjadi landasan pemikiran Tim PKUM dalam merancang program pengabdian. Limbah tulang dan duri ikan dimanfaatkan sebagai bahan baku produk stik, pangsit dan pastel duri ikan. 

AYO BACA : Dua Harimau Kebun Binatang Semarang Sempat Lepas dari Kandang

Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan diantaranya sosialisasi dan transfer teknologi pengolahan ikan dan limbah tulang ikan dalam rangka menambah varian  produk, pengujian dan  penyajian informasi  gizi (nutrition facts)pada kemasan, perbaikan dan bantuan kemasan, brosur dan leaflet sebagai media promosi. Selain itu, ada pula bantuan alat produksi berupa mesin penggiling duri dan tulang ikan serta mesin pembuat pasta dan stik 

\"Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk (added value product), daya saing produk dan brand image productmitra sehingga gairah berwirausaha juga akan meningkat,\" tambahnya.

Ia memaparkan alat penggiling didesain sedemikian rupa dengan lapisan stainless steel untuk menjaga higienitas. 

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Wisuda ke 108, Rektor UNNES Ajak Teladani Santri

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:36 WIB

5 Cara Benar Belajar Matematika, Dijamin Langsung Bisa

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:03 WIB

5 Kelebihan Belajar Online untuk Anak-Anak

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:48 WIB

BEM UPGRIS Gelar Porsima dengan Prokes Ketat

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:38 WIB
X