Udinus Kembangkan Animasi Stop Motion dengan Media Diorama Pedesaan

- Kamis, 7 Maret 2019 | 07:42 WIB
Mahasiswa Udinus saat membuat diorama pedesaan. (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)
Mahasiswa Udinus saat membuat diorama pedesaan. (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM--Program Studi Animasi Universitas Dian Nuswantoro Semarnag terus mengembangkan animasi berjenis stop motion dengan media diorama pedesaan. Diorama tersebut menjadi sarana belajar para mahasiswa Udinus dalam membuat animasi yang berkualitas.

Animasi jenis tersebut memanfaatkan teknik potongan gambar yang disatukan dan menjadi gambar gerak. Stop motion sendiri telah digunakan di beberapa animasi yang tayang di stasiun televisi tanah air dua diantaranya yakni The Lego Movie dan Shaun The Sheep. Diorama pedesaan yang dimiliki progdi animasi Udinus disimpan di Studio Animasi yang berada di gedung H lantai 4 Udinus. 

Ketua Program Studi Animasi Udinus, Khafiizh Hastuti mengatakan teknik pembuatan animasi stop motion sama persis dengan pembuatan animasi kartun anak  film Shaun The Sheep garapan animator terkenal Nick Park. Menurutnya perkembangan film jenis tersebut kini sedang naik daun dan digrandrungi oleh anak-anak hingga orang dewasa. 

“Kami menggunakan diorama buatan tangan dengan latar belakang pedesaan untuk pembuatan animasi gerak stop motion. Melalui diorama ini mahasiswa bisa lebih semangat dalam belajar dan mendalami animasi,” ujarnya saat memberikan keterangan terkait diorama stop motion milik Program Studi Animasi Udinus, Rabu (6/3/2019).

Dalam pembuatan film juga menggabungkan dua teknik yakni tekni fotografi dan pencahayaan. Mahasiswa juga dibebaskan untuk mengekspresikan ekspresinya dalam pembuatan scenario animasi stop motion dengan karakter yang telah dibuat.  

“Diorama yang kami ambil background pedesaan yang bisa digunakan untuk mengangkat budaya local. Karakter-karakter orang dan boneka juga telah kami siapkan. Dalam prosesnya nanti setiap adegan difoto dari gerak satu ke satunya kemudian dismabungkan menjadi satu animasi atau film,” jelasnya. 

Program studi yang berdiri sejak 2016 dan merupakan pendidikan vokasi yang konsen dalam pembuatan animasi 2 dimensi, 3dimensi, stop motion hingga animasi CGE. Pendidikan yang diberikan kepada para mahasiswa lebih condong kepada praktikum yang bekerja sama dengan industry animasi tanah air. 
Ia menegaskan target kedepan program studi animasi mampu berjaya di kancah internasional dan melahirkan animator ternama.

“Setelah lulus, mahasiswa tak sekedar ahli dalam membuat film animasi semata, namun dapat mengelola project animasi. Staff pengajarnya pun di progdi animasi sudah tak diragukan lagi karena  memiliki keahlian di bidang animasi. Harapan kami kelak animator terkenal lahir dari Udinus khususnya progdi animasi,”harapnya.  
Kahumas Udinus Agus Triyono berharap diorama pedesaan yang dimiliki progdi Animasi dapat menjadi daya tarik calon mahasiswa baru. 

“Ini menjadi hal yang baik dan dapat menjadi daya tarik untuk calon mahasiswa baru ,” jelasnya.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Jiwa Pemimpin Bisa Diasah melalui Pelatihan

Selasa, 14 September 2021 | 16:06 WIB

Pemilihan Direktur Polines Diharap Lewat Mufakat

Senin, 13 September 2021 | 14:53 WIB

Awali Kegiatan Perkuliahan, Unpand Gelar PKKMB

Senin, 13 September 2021 | 14:16 WIB
X