Semua Aktivitas Olahraga Berpotensi Membuat Cedera

- Minggu, 21 April 2019 | 14:04 WIB
Pelatih Pelatnas Atletik  Bambang Siswoyo Sidiq menyampaikan paparan dalam pelatihan bagi guru olah raga sekolah NU di Aula PWNU Jawa Tengah, Jalan Dr Cipto No 180 Semarang, Minggu (21/4/2019). (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)
Pelatih Pelatnas Atletik Bambang Siswoyo Sidiq menyampaikan paparan dalam pelatihan bagi guru olah raga sekolah NU di Aula PWNU Jawa Tengah, Jalan Dr Cipto No 180 Semarang, Minggu (21/4/2019). (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)

SEMARANG TIMUR, AYOSEMARANG.COM--Semua jenis olahraga berpotensi membuat cedera. Aktivitas olah raga lebih dari 30 menit membuat tumpukan asam laktat di otot tinggi, otot akan menjadi pendek dan pembuluh darah tersumbat. Kondisi demikian membuat tubuh rentan mengalami cedera.

Hal itu diungkapkan pelatih Pelatnas Atletik Nomor Tolak Lembing  Bambang Siswoyo Sidiq dalam pelatihan keselamatan dalam mencegah cedera olahraga, di Aula PWNU Jawa Tengah, Jalan Dr Cipto No 180 Semarang, Minggu (21/4/19). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Tengah ini diikuti oleh para guru olahraga sekolah dibawah naungan NU.

AYO BACA : 1.042 Atlet Bulutangkis Tampil di USM Cup

Lebih lanjut Bambang Siswoyo mengatakan cara menghindari agar tidak terjadi cedera adalah melakukan gerakan olahraga dengan metode dinamis, statis dan relaksasi. Selain itu disarankan untuk menghindari gerakan yang menghentak-hentak, dan gerakan rotasi.

"Semua otot pedukung persendian harus digerakkan, melakukan stabilisasi dan lakukan latihan penguatan," imbuhnya.

AYO BACA : 318 Peserta Ramaikan Aldakawanaseta Climbing Competition

Ketua Pergunu Jateng Faojin mengatakan, terima kasih dan apresiasi untuk para guru-guru NU yang sudah hadir pada pelatihan ini. Pelatihan seperti ini sangat membekali agar para guru bijak saat mengajar olahraga dan untuk menjaga kesehatan.

Panitia kegiatan, Sadi mengatakan, pelatihan ini diikuti oleh 50 guru NU dari berbagai Kabupaten dan Kota yang ada di Jawa Tengah. Mulai dari Kota Semarang, Kendal, Pekalongan, Batang, Demak, Jepara, Grobogan, Blora, Klaten dan lain-lain.

“Manfaatkan sebaik-baiknya kegiatan ini, baik ihtiar untuk menjaga kesehatan juga memberikan bekal pengetahuan kepada para siswanya,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Jiwa Pemimpin Bisa Diasah melalui Pelatihan

Selasa, 14 September 2021 | 16:06 WIB

Pemilihan Direktur Polines Diharap Lewat Mufakat

Senin, 13 September 2021 | 14:53 WIB

Awali Kegiatan Perkuliahan, Unpand Gelar PKKMB

Senin, 13 September 2021 | 14:16 WIB
X