Kemendikbud Seriusi Penggunaan Kecerdasan Buatan untuk Pendidikan

- Rabu, 18 September 2019 | 16:21 WIB
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno memberi keterangan usai membuka acara International Conference: Embedding Artificial Intelligence (AI) in Education Policy and Practice for Southeast Asia yang digelar di Jakarta, Rabu (18/9/2019). ANTARA/Katriana/am.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno memberi keterangan usai membuka acara International Conference: Embedding Artificial Intelligence (AI) in Education Policy and Practice for Southeast Asia yang digelar di Jakarta, Rabu (18/9/2019). ANTARA/Katriana/am.

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) serius memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk memajukan sistem pendidikan Indonesia menghadapi Era Industri 4.0.

"Bagaimana kita menyikapi, tidak menolak, terutama guru-guru kita. Bagaimana kita menempatkan diri supaya peran menjadi guru tidak gampang digantikan oleh teknologi," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno usai membuka acara International Conference: Embedding Artificial Intelligence (AI) in Education Policy and Practice for Southeast Asia yang digelar di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Ia mengatakan bahwa guru perlu berpikir kreatif dan menyikapi kemajuan teknologi dengan terus belajar dan membuka diri terhadap perkembangan.

AYO BACA : Mahasiswa Baru IBN Dibekali Bahaya Radikalisme

Ia menekankan agar guru benar-benar memainkan peran yang semestinya sebagai guru tanpa terbebani oleh aktivitas rutin yang membuatnya semakin terbelakang.

Guru, kata dia, perlu mengikuti pola pendidikan yang berubah seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.

"Kawan-kawan yang mendidik anak, tetapi kemudian sifatnya rutinitas, mentransfer apa yang ada di buku saja, itu tentu yang gampang digantikan oleh robot, oleh teknologi," katanya.

AYO BACA : Pecahkan Rekor, 2.460 Mahasiswa Baru UPGRIS Buat Celengan dari Barang Bekas

Dengan pesatnya kemajuan teknologi, kecerdasan buatan atau AI akan dapat merombak banyak kebiasaan baik di dalam sistem pendidikan atau di dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Jiwa Pemimpin Bisa Diasah melalui Pelatihan

Selasa, 14 September 2021 | 16:06 WIB

Pemilihan Direktur Polines Diharap Lewat Mufakat

Senin, 13 September 2021 | 14:53 WIB

Awali Kegiatan Perkuliahan, Unpand Gelar PKKMB

Senin, 13 September 2021 | 14:16 WIB
X