Banyak SMK di Kendal Belum Punya Akses ke Industri

- Rabu, 27 November 2019 | 07:58 WIB
Ilustrasi (smkn2-kendal.sch.id)
Ilustrasi (smkn2-kendal.sch.id)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Menghadapi era industri 4.0 menjadi tantangan berat bagi lembaga pendidikan khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebab, di era ini  dibutuhkan pekerja yang punya kompetensi dibidangnya. Lembaga pendidikan kejuruan harus bisa menghasilkan lulusan yang mempunyai skill sesuai dengan kebutuhan dari dunia usaha dan industri.

Apalagi sekarang  masih banyak SMK belum punya akses ke industri.  Subdit Penyelarasan Jurusan dan Penyelarasan Industri (Lasjurin) Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikana dan Kebudayaan, Triasmono mengatakan, lembaga pendidikan SMK harus bisa peka terhadap potensinya sehingga lembaga pendidikan ini bisa menopang akselerasi pembangunan nasional.

Penyesuaian kurikulum dan kejuruan penting dilakukan. Dengan demikian akan ada penyelarasan antara pendidikan dengan bidang pekerjaan yang ada di dunia usaha dan industri. 

AYO BACA : Djarum Foundation akan Resmikan SMK Beauty and Spa di Kudus

 "Selain terus bisa berkembang, SMK juga harus dapat menyelenggarakan pendidikan berbasis kompetensi," katanya Selasa (26/11/2019).

Triasmono mengungkapkan, bahwa penyelarasan kejuruan itu bersifat universal, sehingga tidak hanya membahas kuruikulum. Oleh karenanya, keselarasan itu menyangkut banyak aspek, tak hanya sarana prasarana, guru, dan peralatan, serta lainnya.

Semua itu menjadi bagian yang tak terpisahkan. Penyelarasan ini akan menuntut bagi sekolah menengah kejuruan untuk mengisi kompetensi-kompetensi sehingga selaras dengan kurikulum. Harapanya  kurikulum yang ada tidak hanya untuk sekolahanya sendiri akan tetapi juga dapat bersinergi dengan sekolah lainnya.

AYO BACA : Pendiri Ciputra Group Meninggal Dunia

"Kenapa yang lain belum jadi konsen kami, karena kurikulum ini merupakan inti dari perencanaan pembelajaran di sekolah. Misalkan sekolah A belum punya jurusan administrasi perkantoran maka bisa menghubungu sekolah lain yang ada jurusan itu. Melalui kerjasama itu, kedua sekolahan ini mempertemukan dengan industri yang sudah jalin kerjasama," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Jiwa Pemimpin Bisa Diasah melalui Pelatihan

Selasa, 14 September 2021 | 16:06 WIB

Pemilihan Direktur Polines Diharap Lewat Mufakat

Senin, 13 September 2021 | 14:53 WIB

Awali Kegiatan Perkuliahan, Unpand Gelar PKKMB

Senin, 13 September 2021 | 14:16 WIB
X