UPGRIS Terjunkan 2.093 Mahasiswa KKN, Ini Yang Akan Dikerjakan

- Selasa, 21 Januari 2020 | 14:01 WIB
Rektor UPGRIS Muhdi (tengah), Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Jateng Sinung N Rachmadi (kiri Muhdi), Kepala Bappeda Kota Semarang Bunyamin (kanan Muhdi) dan para pejabat UPGRIS mengangkat tumbler saat pelapasan mahasiswa KKN di Balairung kampus tersebut, Selasa (21/1/2020) pagi. (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)
Rektor UPGRIS Muhdi (tengah), Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Jateng Sinung N Rachmadi (kiri Muhdi), Kepala Bappeda Kota Semarang Bunyamin (kanan Muhdi) dan para pejabat UPGRIS mengangkat tumbler saat pelapasan mahasiswa KKN di Balairung kampus tersebut, Selasa (21/1/2020) pagi. (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)

SEMARANG TIMUR, AYOSEMARANG.COM - Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menerjunkan sebanyak 2.093 mahasiswa ke masyarakat untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mulai 21 Januari 2020 hingga 21 Februari 2020.

KKN tersebut dilaksanakan di 8 Kabupaten/Kota yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Jepara dan Kabupaten Pati. Selama satu bulan, para mahasiswa dari berbagai program studi ini akan melaksanakan KKN dengan tema Pemberdayaan Literasi Digital untuk Desa Tangguh dan Mandiri.

Pelepasan mahasiswa KKN oleh Rektor UPGRIS Muhdi dihadiri Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Jateng Sinung N Rachmadi, Kepala Bappeda Kota Semarang Bunyamin dan para pejabat UPGRIS di Balairung kampus tersebut, Selasa (21/1/2020) pagi.

AYO BACA : Jadi Akses PKL, Taman Alun-alun Kota Tegal Rusak

Muhdi menjelaskan sebelum terjun ke lapangan, mahasiswa sudah dibekali dengan berbagai pengetahuan baik menyangkut tata cara bersikap di masyarakat maupun rencana kerja yang akan dilakukan.

Sesuai tema yang sudah ditetapkan, utamanya adalah mereka memberikan informasi dan pengetahuan terkait literasi digital di masyarakat, jelasnya.

Menurutnya literasi digital menjadi sangat penting pada saat ini karena teknologi yang berkembang cepat harus diimbangi informasi ke masyarakat. Hal ini untuk mengantisipasi masuknya informasi hoaks atau berita yang tidak benar.

AYO BACA : Terima Sertifikat, Kepsek se-Kabupaten Kendal Harus Tingkatkan Kinerja

Hal lain yang penting adalah bagaimana mahasiswa peserta KKN dapat memberikan dan berbagi ilmu kepada masyarakat agar dapat mengembangkan potensi masing-masing wilayah dengan memanfaatkan digitalisasi ini, kata Muhdi.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Baru Sesi Pertama Digelar, Tes SKD Alami Kendala

Sabtu, 18 September 2021 | 21:30 WIB

Kelas Industri Horison Hadir di SMK 6 Semarang

Sabtu, 18 September 2021 | 15:03 WIB

Jiwa Pemimpin Bisa Diasah melalui Pelatihan

Selasa, 14 September 2021 | 16:06 WIB

Pemilihan Direktur Polines Diharap Lewat Mufakat

Senin, 13 September 2021 | 14:53 WIB

Awali Kegiatan Perkuliahan, Unpand Gelar PKKMB

Senin, 13 September 2021 | 14:16 WIB
X