Milad ke-16 Jadi Momentum Refleksi Diri SMP IT PAPB Semarang

- Jumat, 28 Februari 2020 | 21:55 WIB
Ketua Umum YAPAPB Semarang Prof Ali Mansyur (kursi roda) beserta pengurus H Achmad Fuad, H Sayuti, H Muhadi, Kepala SMP IT PAPB H Ramelan, orangtua siswa, guru dan karyawan serta siswa ngaji bersama dalam rangka Milad ke-16 SMP IT PAPB di halaman sekolah, Jumat (28/2/2020).
Ketua Umum YAPAPB Semarang Prof Ali Mansyur (kursi roda) beserta pengurus H Achmad Fuad, H Sayuti, H Muhadi, Kepala SMP IT PAPB H Ramelan, orangtua siswa, guru dan karyawan serta siswa ngaji bersama dalam rangka Milad ke-16 SMP IT PAPB di halaman sekolah, Jumat (28/2/2020).

PEDURUNGAN, AYOSEMARANG.COM -- Ratusan siswa bersama orangtua yang tergabung dalam Paguyuban Orangtua Siswa dan Guru (POSG), guru dan karyawan serta pengurus Yayasan Amal PAPB mengikuti kegiatan Ngaji Bareng PAPB.

Acara yang dilaksanakan di halaman sekolah, Jumat (28/2/2020) adalah puncak Milad ke-16, SMP Islam Terpadu PAPB Semarang.

Kepala sekolah SMP IT PAPB, H. Ramelan dalam sambutannya mengatakan, bahwa acara Milad ini adalah momen bijak untuk menilik sejarah awal keberadaan SMP IT PAPB yang belum memiliki apa-apa. 

“Dulu ruangan yang kita miliki pada 2004 itu baru 4 lokal dengan 55 siswa. Apalagi, ruang kelas SMP dan KB-TK itu bersanding. Sedangkan ruang kepala sekolah dan guru itu bekas gudang semen yang disulap untuk kantor. Sekarang, Alhamdulillah kita sudah memiliki 15 kelas dengan siswa kurang lebih 440,” ujarnya.

AYO BACA : Daftar 10 Universitas Swasta Teratas di Indonesia

Ramelan juga menambah, semua itu terwujud berkah dari Allah SWT. Usaha keringat guru, tenaga pendidik, karyawan yang dikeluarkan saat bekerja, serta berkah dan keihlasan orangtua terhadap infak yang diberikan hanya karena Allah SWT.

Ramelan pun tidak lupa menegaskan akan senantiasa mengoptimalkan sekolah ini lebih baik lagi guna melahirkan generasi berprestasi yang disertai akhlakul karimah. 

Milad ke-16 ini adalah sarana tepat membawa satu kekuatan besar untuk membangun sekolah menjadi luar biasa. Yakni, kerjasama antara orang tua dan sekolah dalam membimbing anak menjadi satu kesatuan yang utuh guna mempersiapkan pendidikan yang terbaik untuk anak didik, tambahnya.

Mewakili Ketua Umum YAPAPB Semarang, Prof. Ali Mansyur, H. Sayuti menerangkan jika dulu awal sekolah ini berkembang, dirinya selalu membawa segombyok kunci untuk mengontrol ruangan ini.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Rektor Unnes Kukuhkan 2 Profesor Baru Bidang Kimia

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:24 WIB

Wisuda ke 108, Rektor UNNES Ajak Teladani Santri

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:36 WIB
X