Ikafe dan FEB Undip Membagikan Donasi ke Mahasiswa Terdampak Wabah Covid-19

- Senin, 27 April 2020 | 13:52 WIB
Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, Prof Suharnomo bersama dosen dan alumni saat usai menyerahkan bantuan kepada mahasiswa terdampak virus Covid-19 di Dekanat FEB Undip Tembalang Semarang. (istimewa)
Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, Prof Suharnomo bersama dosen dan alumni saat usai menyerahkan bantuan kepada mahasiswa terdampak virus Covid-19 di Dekanat FEB Undip Tembalang Semarang. (istimewa)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM-- Dosen-dosen Fakultas Ekonomika Undip dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (Ikafe) Universitas Diponegoro membagikan donasi untuk para mahasiswa yang tidak bisa pulang dan bertahan di Semarang karena Covid-19.

Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, Prof Suharnomo mengatakan, bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, gula, telur, mi instan, minyak goreng hingga ikan kaleng. Total bantuan untuk 281 mahasiswa yang bertahan di semarang, sopir, petugas kebersihan dan keamanan serta karyawan gol 1.

Kami telah melakukan survey kaitanya menyikapi wabah Covid-19. Hasilnya 281 mahasiswa memilih tinggal di tempat kos. Sebanyak 45,6 persen menyatakan bekal dari orang tua tidak mencukupi  dan mereka berharap bantuan dalam bentuk kuota internet, makan minum sehari - hari, uang tunai, masker dan vitamin, ujarnya, Senin (27/4/2020).

AYO BACA : Bambang Pacul Minta Kader Kawal Validasi Data Bantuan Dampak Covid-19

Atas dasar tersebut, Ikafe Undip bersama Dosen dan Karyawan menggelar kegiatan bertajuk FEB Undip dan Ikafe Berbagi. Penyerahan simbolis di Dekanat FEB Undip Tembalang Semarang kepada perwakilan mahasiswa, Even Benanda dan Sukadi mewakili karyawan gol 1, dan perwakilan sopir operasioanal kampus.

Kami bantu hingga tiga bulan ke depan, semoga corona berlalu.  Undip juga sudah memberikan  bantuan kuota internet Rp50 ribu per bulan kepada mahasiswa bidik misi, UKT1 dan UKT2, imbuh Suharnomo.

Selama wabah Corona ini, Suharnomo mengungkapkan bahwa sistem belajar mengajar masih berjalan lancar. Sepenuhnya dilakukan secara online sesuai anjuran pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial.

AYO BACA : Update Covid-19 Jateng: 459 Pasien Dirawat, 64 Jiwa Meninggal, dan 73 Orang Sembuh

Pembelajaran lancar, minggu ini mid semester, tidak ada kendala yang berarti. Pembelajaran dilakukan  100 persen online menggunakan microsoft teams, semua proses kegiatan belajar mengajar wajib daring, ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Baru Sesi Pertama Digelar, Tes SKD Alami Kendala

Sabtu, 18 September 2021 | 21:30 WIB

Kelas Industri Horison Hadir di SMK 6 Semarang

Sabtu, 18 September 2021 | 15:03 WIB

Jiwa Pemimpin Bisa Diasah melalui Pelatihan

Selasa, 14 September 2021 | 16:06 WIB

Pemilihan Direktur Polines Diharap Lewat Mufakat

Senin, 13 September 2021 | 14:53 WIB

Awali Kegiatan Perkuliahan, Unpand Gelar PKKMB

Senin, 13 September 2021 | 14:16 WIB
X