Mahasiswa Unpad Kembangkan Sabun Cuci Tangan Berbahan Kertas

- Sabtu, 24 Oktober 2020 | 17:05 WIB
Sabun cuci tangan berbahan kertas yang dikembangkan mahasiswa Unpad. (Unpad. )
Sabun cuci tangan berbahan kertas yang dikembangkan mahasiswa Unpad. (Unpad. )

BANDUNG, AYOSEMARANG.COM -- Rajin cuci tangan dengan sabun saat ini merupakan salah satu sarana terampuh mencegah penularan Covid-19. Namun, berbeda dengan hand sanitizer, membawa sabun kemana-mana dinilai tak cukup praktis.

Padahal, mencuci tangan dengan sabun lebih efektif membersihkan kuman ketimbang hanya menggunakan hand sanitizer. Oleh karenanya, sekelompok mahasiswa Universitas Padjajaran mengembangkan bentuk sabun yang lebih praktis dari yang beredar di pasaran.

Mereka adalah M Jaza Kamali, Karen Lolinhandary, dan Aleesha Zalica, 3 mahasiswa Kedokteran Unpad yang meneliti dan mengembangkan sabun cuci tangan berbahan kertas. Sabun tersebut juga memiliki kandungan bahan-bahan alami dan dinilai lebih praktis juga awet dibandingkan sabun batangan atau cair.

“Sabun batangan bisa meleleh, sedangkan sabun cair bisa tumpah. Sabun kertas diharapkan menarik minat masyarakat untuk rajin mencuci tangan,” kata Jaza sebagaimana dikutip dari laman Unpad.ac.id, Sabtu (24/10/2020).

AYO BACA : Perhatikan, 5 Langkah Mencuci Tangan yang Baik dan Benar

Jaza menjelaskan, bahan utama dari sabun ini adalah kertas larut air yang dicampur dengan sejumlah kandungan antimikroba. Antimikroba tersebut diperoleh dari bahan alam, yaitu daun dadap dan air kelapa.

Pemilihan dua bahan alami ini didasarkan karena daun dadap dan air kelapa mengandung alkaloid flavonoid dan alkaloid asam laurat. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah ada, dua senyawa ini berfungsi sebagai pembunuh bakteri, di antaranya adalah Salmonella sp.

“Dari jurnal yang sudah ada, itu sudah terbukti efektif dalam membunuh dan merusak membran sel bakteri,” ungkapnya.

Dalam membuatnya, Jaza dan tim membuat campuran sejumlah bahan sediaan dengan bahan alami tersebut. Selanjutnya, cairan kembali dicampur dengan kertas mudah larut. Setelah kering, kertas  dipotong sehingga membentuk lembaran kecil.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Wisuda ke 108, Rektor UNNES Ajak Teladani Santri

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:36 WIB

5 Cara Benar Belajar Matematika, Dijamin Langsung Bisa

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:03 WIB

5 Kelebihan Belajar Online untuk Anak-Anak

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:48 WIB

BEM UPGRIS Gelar Porsima dengan Prokes Ketat

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:38 WIB
X