Terbit Surat Terbaru, Universitas Tidar Gagal Melaksanakan Perkuliahan Hybrid

- Kamis, 22 Juli 2021 | 13:40 WIB
Gedung Universitas Tidar (Ayosemarang/istimewa)
Gedung Universitas Tidar (Ayosemarang/istimewa)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Semua sektor terkena dampak dari pandemi Covid-19, tak terkecuali dalam lingkup pendidikan. Pembelajaran dari rumah, sudah diberlakukan sejak Maret 2020.

Perlunya adaptasi sistem pembelajaran daring, tidak heran jika  pelajar merindukan pembelajaran tatap muka.

AYO BACA : Kaya Sumber Daya Alam dan Budaya, Unika Ingin Papua Dikenal Lebih Luas oleh Masyarakat

Universitas Tidar pada 9 April mengeluarkan surat yang berisi perkuliahan hybrid akan dilaksanakan pada semester gasal tahun 2021/2022.

Perkuliahan hybrid adalah perkuliahan yang dilakukan tatap muka secara rotasi yaitu dengan jumlah mahasiswa 50% dari kapasitas normal.

AYO BACA : Ini Penjelasan Asesmen Nasional, Program yang Disiapkan Pengganti Ujian Nasional

Ketentuan pelaksanaan perkuliahan hybrid adalah mahasiswa Nomor Pokok Mahasiwa (NPM) ganjil mengikuti perkuliahan paruh satu, adapun mahasiswa NPM genap mengikuti perkuliahan paruh dua.

Surat tersebut sontak membuat sivitas akademika Universitas Tidar bahagia, namun harus dibatalkan karena pada Juli 2021 diberlakukan PPKM darurat, hal tersebut menimbang naiknya angka Covid-19 di Indonesia.

Lazim Universitas Tidar mengeluarkan surat pada 21 Juli 2021, yang berisi pelaksanaan perkuliahan paruh 1 semester gasal tahun akademik 2021/2022.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

5 Cara Benar Belajar Matematika, Dijamin Langsung Bisa

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:03 WIB

5 Kelebihan Belajar Online untuk Anak-Anak

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:48 WIB

BEM UPGRIS Gelar Porsima dengan Prokes Ketat

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:38 WIB

Unika Gelar Donor Darah Peringati 10 Tahun NUNI

Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:20 WIB

UPGRIS Targetkan Penambahan Jurnal Terindeks Scopus

Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:05 WIB
X