Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SD Belajar Matematika dengan Konsep 'MAGIC'

- Selasa, 27 Juli 2021 | 15:03 WIB
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SD Belajar Matematika. (dok)
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SD Belajar Matematika. (dok)

BATANG, AYOSEMARANG.COM -- Pendidikan secara jarak jauh atau daring kini sudah berjalan lebih dari 1 tahun lamanya, ini merupakan akibat dari pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia tak kunjung usai. Disaat kondisi seperti ini mengharuskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI menetapkan kebijakan bahwa kegiatan belajar mengajar dilakukan secara jarak jauh atau di rumah masing-masing via online. Hal tersebut membuat anak-anak menjadi bosan sehingga mengurangi semangat belajar mereka.

KKN (Kuliah Kerja Nyata) merupakan bentuk kegiatan pengabdian dan pemberdayaan kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu. Universitas Diponegoro menjadi salah satu Universitas yang melaksanakan kegiatan KKN di tengah maraknya wabah Covid-19, namun dalam pelaksanaan kegiatan KKN ini mahasiswa yang terjun ke lokasi KKN selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat dan mematuhi kebijakan yang berlaku.

KKN Universitas Diponegoro berlangsung semenjak tanggal 30 Juni 2021 dan akan berakhir pada tanggal 12 Agustus 2021 dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”. KKN Undip pada kali ini dilakukan secara mandiri dan ditempatkan berdasarkan lokasi domisili masing-masing mahasiswa.

Desa Kepuh menjadi salah satu lokasi dilaksakannya kegiatan KKN, Desa Kepuh sendiri terletak di Kabupaten Batang tepatnya di Kecamatan Limpung. Di tengah menurunnya semangat belajar dari anak-anak salah satu mahasiswa KKN mengajak anak-anak SD di Desa Kepuh untuk belajar bersama. Program belajar bersama ini disambut baik oleh Kepala Desa dan masyarakat setempat.

AYO BACA : Jaga Imun Masa Pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN Undip Sosialisasikan Pola Hidup Sehat

“Banyak orang tua yang mengeluhkan kondisi ini, karena sekolah dilakukan secara daring anak-anak menjadi kurang semangat belajar dan lebih memilih main game, saya harap ada program belajar bersama dengan targetnya anak-anak SD,” ujar Bapak Roni selaku Kepala Dusun 1.

Julieta Chyntia Dewi, salah satu mahasiswa KKN Undip dari Program Studi S-1 Matematika angkatan 2018 mengajak anak-anak SD belajar matematika dengan konsep “MAGIC” yang artinya Math is Great, Increadible, and Creative.

Dalam melakukan kegiatan belajar bersama, mahasiswa KKN dan anak-anak selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Pada kegiatan mengajar mahasiswa KKN mencipatakan media pembelajaran Teka-Teki Matematika, Puzzle Matematika, dan Batang Napier.

Media Batang Napier mengajarkan menghitung perkalian dengan cara yang lebih mudah dan cepat karena berdasarkan survei dengan anak-anak SD mereka belum terlalu paham perkalian dan alat peraga tersebut masih asing dipikiran mereka karena sebelumnya belum pernah diajarkan di sekolah. Media Teka-Teki Matemataika, Puzzle Matematika berisi latihan soal hitung-hitungan yang dikemas dalam bentuk permainan agar anak-anak tidak bosan ketika belajar.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Baru Sesi Pertama Digelar, Tes SKD Alami Kendala

Sabtu, 18 September 2021 | 21:30 WIB

Kelas Industri Horison Hadir di SMK 6 Semarang

Sabtu, 18 September 2021 | 15:03 WIB

Jiwa Pemimpin Bisa Diasah melalui Pelatihan

Selasa, 14 September 2021 | 16:06 WIB

Pemilihan Direktur Polines Diharap Lewat Mufakat

Senin, 13 September 2021 | 14:53 WIB

Awali Kegiatan Perkuliahan, Unpand Gelar PKKMB

Senin, 13 September 2021 | 14:16 WIB
X