Penelitian Kualitatif, Sulitkah?

- Selasa, 27 Juli 2021 | 15:58 WIB
Ilustrasi penelitian. (Shutterstock-suara.com)
Ilustrasi penelitian. (Shutterstock-suara.com)


Universitas adalah sebuah tempat untuk menghasilkan penelitian di samping sebagai tempat untuk menuntut ilmu. Ibarat sebuah negara, universitas adalah ibukota, pusat sumber-sumber inovasi serta hasil riset yang bisa dipergunakan sebagai pertimbangan para pemangku kepentingan dalam berbagai bidang. 

Universitas menjadi sebuah pusat yang mendorong lahirnya penemuan-penemuan baru dalam berbagai bidang sehingga menjadikan sebagai sebuah spektrum penelitian yang mutakhir. Universitas saat ini ini banyak dikotomi tentang penelitian kuantitatif, namun penelitian kualitatif seolah-olah tersingkir, sehingga tidak banyak dibicarakan. Padahal jika berbicara tentang analisis dan penyelesaian masalah, penelitian kualitatif jauh lebih mendasar. Universitas perlu didorong mengembangkan banyak penelitian yang mempergunakan pendekatan kualitatif.

Ketika muncul banyak pertanyaan tentang manfaat penelitian kualitatif, maka dapat disampaikan bahwa penelitian kualitatif adalah pertanyaan mendasar. Sebagai contoh dalam bidang ekonomi, dalam keadaan yang sedang dilanda pandemi, pemerintah menghentikan sebagian kegiatan yang non-esensial dan non-kritikal, padahal banyak masyarakat yang menggantungkan hidup dari kegiatan berdagang. 

Penelitian kualitatif dapat masuk untuk menggali secara mendalam bagaimana cara masyarakat bertahan hidup. Hasil penelitian tersebut tentunya dapat menjadi hasil kajian yang bermanfaat bagi pemerintah sebagai pertimbangan kebijakan. Penelitian kuantitatif tidak mampu masuk terlalu dalam seperti kualitatif tersebut. 

AYO BACA : Penggunaan Software NVivo untuk Dukung Penelitian Metode Kualitatif

Sebagian peneliti bertanya tentang validitas dan reliabilitas data karena penelitian kualitatif, menurut sebagian peneliti, hanya berupa deskripsi yang dirasa kurang ilmiah. Validitas dan reliabilitas dalam penelitian kualitatif disebut sebagai teknik keabsahan data dan menggunakan triangulasi data untuk memastikan peneliti mendapat data yang benar-benar objektif. 

Pada dasarnya setiap pendekatan, terkadang terpengaruh oleh subjektifitas peneliti, tetapi melalui diskusi dan pengembangan, sebuah penelitian diharapkan bebas dari subjektifitas. Peneliti terkadang kesulitan menganalisis data, sehingga terdapat beberapa software yang dipergunakan, seperti Nvivo yang telah terkenal. 

Analisis data kualitatif diharapkan mampu mengurangi tantangan peneliti untuk menganalisis data, sehingga universitas mampu mendorong peneliti untuk menciptakan atmosfir penelitian yang menarik. 

Penulis: Arief Yulianto dan Angga Pandu Wijaya, Pengajar di Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang.*

Halaman:

Editor: Arie Widiarto

Tags

Terkini

Jiwa Pemimpin Bisa Diasah melalui Pelatihan

Selasa, 14 September 2021 | 16:06 WIB

Pemilihan Direktur Polines Diharap Lewat Mufakat

Senin, 13 September 2021 | 14:53 WIB

Awali Kegiatan Perkuliahan, Unpand Gelar PKKMB

Senin, 13 September 2021 | 14:16 WIB
X