Hebat! Tiga Mahasiswa Unnes Berhasil Manfaatkan Limbah Pelepah Pisang untuk Pembuatan Genteng Ramah Lingkungan

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 14:56 WIB
Tiga mahasiswa UNNES berhasil membuat produk Genteng Elastis yang ramah lingkungan dari limbah pelepah pisang. (istimewa)
Tiga mahasiswa UNNES berhasil membuat produk Genteng Elastis yang ramah lingkungan dari limbah pelepah pisang. (istimewa)


SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Tiga mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang merupakan satu tim pada kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berhasil membuat hasil karya penelitian dengan memamfaatkan limbah pertanian serat pelepah pisang sebagai bahan campuran pembuatan genteng elastis teknik cetak tekan. 


Tim tersebut beranggotakan Elok Ana Nuraini, Leni Sintawati dan Luthfi Hanum Saputri yang semuanya dari program studi pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Tim yang dibimbing oleh Muhammad Taufiq lolos pendanaan setelah mengusulkan proposal yang berjudul Pemanfaatan Limbah Pertanian Serat Pelepah Pisang Sebagai Bahan Campuran Pembuatan Genteng Elastis Teknik Cetak Tekan. 


Ketua TIM PKM Elok Ana Nuraini menjelaskan bahwa ide ini berawal dari beberapa permasalahan di lingkungan sekitar yaitu pembangunan tempat-tempat yang semakin meningkat dan belum maksimalnya pemanfaatan suatu limbah pertanian pelepah pisang. Berdasarkan informasi yang di dapatkan dari Badan Pusat Statistik (BPS), sensus penduduk bulan September 2020 (SP2020) di Jawa Tengah mengalami peningkatan sebantak 4,1 juta jiwa tiap tahun. 

Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (2010-2020) laju pertumbuhan penduduk di Jawa Tengah meningkat 1,17% pertahun yang akan berdampak pada alih fungsi lahan (pembangunan). 

AYO BACA : Mahasiswa UNNES Ciptakan Aplikasi Inspirasi Masakan, Solusi Pedagang di Masa Pandemi

“Informasi tersebut merupakan suatu permasalahan karena akan berpengaruh pada beberapa aspek salah satunya adalah peningkatan dalam pembangunan, Seiring dengan pertumbuhan penduduk maka tidak akan mempungkiri realita peningkatan jumlah pembangunan pun akan terjadi,” terang dia kepada ayosemarang, Selasa 3 Agustus 2021. 

Menurutnya dalam pembangunan tersebut terdapat salah satu material yang menjadi aspek penting yaitu atap, atap memerlukan kondimen berupa genteng. Disisi lain, limbah pelepah pisang belum maksimal dalam pemanfaatannya.

''Padahal pelepah pisang ini memiliki segudang manfaat, selain dibuat kerajinan dapat dijadikan bahan baku atau campuran produk penguat,'' imbuh Elok.

Berdasarkan informasi, serat pelepah pisang memiliki sifat mekanik  yang  baik karena mengandung selulosa sebesar 63-64%, hemiselulosa 20%, dan kandungan lignin 5%, sehingga baik sebagai bahan baku atau campuran produk penguat.

Halaman:

Editor: Arie Widiarto

Tags

Terkini

Baru Sesi Pertama Digelar, Tes SKD Alami Kendala

Sabtu, 18 September 2021 | 21:30 WIB

Kelas Industri Horison Hadir di SMK 6 Semarang

Sabtu, 18 September 2021 | 15:03 WIB

Jiwa Pemimpin Bisa Diasah melalui Pelatihan

Selasa, 14 September 2021 | 16:06 WIB
X