[POKOKMEN PSIS] Supriyadi, Sosok Pembentuk Fisik Prima PSIS Era 80-an dengan Menerapkan Ilmu Atletik di Sepak Bola

- Selasa, 13 Juli 2021 | 10:35 WIB
Supriyadi (74), pelatih fisik PSIS Semarang di tahun 1980-an. Program latihan fisiknya kala itu membuat daya tahan pemain PSIS prima. Hasilnya tim ini sampai dijuluki jago becek dan meraih trofi Perserikatan tahun 1987. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Supriyadi (74), pelatih fisik PSIS Semarang di tahun 1980-an. Program latihan fisiknya kala itu membuat daya tahan pemain PSIS prima. Hasilnya tim ini sampai dijuluki jago becek dan meraih trofi Perserikatan tahun 1987. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGBARAT, AYOSEMARANG.COM -- Pelatih PSIS Semarang di tahun 1987 yakni Cornelis Soetadi pernah secara terang-terangan mengatakan jika Mahesa Jenar butuh lapangan becek.

Sebab menurutnya, PSIS punya potensi besar untuk unggul saat bermain di lapangan becek. Ucapan Soetadi itu dikatakan jelang laga melawan PSMS Medan dalam pertarungan 6 besar Piala Perserikatan.

“Meskipun di atas lapangan kering sebetulnya permainan kami sama saja. Cuma karena lawan sudah terpengaruh oleh predikat demikian, jadinya sudah dipikir-pikir kalau lapangan habis diguyur hujan,” kata Cornelis Soetadi dalam arsip Suara Merdeka Minggu 1 Maret 1987.

Sebutan jago becek tadi juga tidak diucapkan oleh Cornelis Soetadi seorang. Banyak orang mengatakan di tahun 1987 itu, PSIS memang jadi momok yang menakutkan kala bermain di lapangan basah hingga sampai merengkuh trofi juara.

Bukti keperkasaan PSIS di lapangan becek yang paling diingat mungkin saat melawat ke Ujung Pandang untuk melawan PSM Ujung Pandang. Kala itu meski sudah tertinggal 0-2, namun PSIS mampu membalikan menjadi 3-2  begitu lapangan diguyur hujan.

Pelatih kawakan Kota Semarang Sartono Anwar juga berulang kali mengisahkan pertandingan itu jika ditanya tentang sebutan jago becek. Namun kemudian Sartono juga menyambung dengan narasi lain.

“Jago becek itu sebetulnya jadi terkenal karena disebut-sebut terus sama media. Tapi yang sebenarnya, kami jadi jago becek karena fisik kami selalu prima,” terang Sartono.

Fisik prima yang disebut oleh Sartono tadi juga bukan hadir begitu saja. Di tahun 1987 itu PSIS sampai dikatakan kondisi fisiknya menyamai Persipura Jayapura yang mempunyai fisik prima dengan konsistensi pola permainan menyerang kendati ajang kompetisi hingga sampai 6 besar begitu padat.

Ternyata ada sosok penting di balik kekuatan fisik PSIS Semarang di tahun 1987 itu. Yakni pelatih fisik Drs Supriyadi.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

X