1000 Ekor Sapi di Purwodadi Akan Diasuransikan

- Kamis, 11 Oktober 2018 | 09:14 WIB
Salah satu peternakan sapi di Grobogan. (Arie Widiarto/Ayosemarang)
Salah satu peternakan sapi di Grobogan. (Arie Widiarto/Ayosemarang)

PURWODADI, AYOSEMARANG.COM--Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan menargetkan sebanyak seribu ekor sapi milik peternak di wilayah itu dapat diasuransikan. Pada 2017, sudah ada sekitar 500 ekor sapi milik peternak yang sudah terlindungi asuransi dan pada 2018 diharapkan jumlahnya naik dua kali lipat.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan, Riyanto menjelaskan, pihaknya kini terus mensosialisasikan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) pada masyarakat dan peternak. Riyanto berharap masyarakat tertarik dan mengikuti program dari pemerintah tersebut.

"Bagi masyarakat yang ingin mendaftar asuransi sapi ini bisa melalui dinas. Kami akan berkoordinasi dengan PT Jasindo untuk mendaftarkan ternak milik warga," kata Riyanto, Kamis (11/10/2018).

Riyanto mengemukakan, layanan AUTS sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Asuransi tersebut hanya diperuntukan untuk sapi betina saja. Alasannya untuk menjaga produktifitas dan persediaan sapi di masyarakat.

Asuransi tersebut difokuskan untuk melindungi dalam bentuk ganti rugi kepada peternak jika terjadi kematian akibat penyakit, musibah, beranak atau hilang akibat dicuri. 

Menurut Riyanto, program tersebut untuk mengurangi risiko yang diterima peternak atau masyarakat saat mengembangkan ternak sapi.

"Tiap peserta asuransi harus membayar premi sebesar Rp 40 ribu per ekor per tahun. Peserta asuransi nantinya akan mendapat biaya pertanggungan sebesar Rp 10 juta per ekor," jelasnya.

Menurutnya, besarnya premi asuransi tersebut normalnya Rp 200 ribu per tahun. Sebanyak 80 persen dari tanggungan tersebut sudah dibantu oleh pemerintah. Dengan begitu, peserta asuransi hanya membayar 20 persen saja.

Salah satu peternak sapi di Grobogan, Purwodadi Pujiarso (55) menyatakan menyambut baik ajakan ini. Saat ini, ia memiliki 40 ekor sapi yang masih dalam masa pertumbuhan. 

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

DLH Batang: World Cleanup Day Momen Aktifkan Bank Sampah

Jumat, 24 September 2021 | 17:28 WIB

Peran Serta Masyarakat Dibutuhkan Untuk Pengawasan TKA

Jumat, 24 September 2021 | 17:02 WIB

Pencanangan Kampung Tangguh Narkoba di Jogonalan Klaten

Kamis, 23 September 2021 | 16:02 WIB

Masih Banyak Warga Batang hanya Vaksinasi Dosis Pertama

Kamis, 23 September 2021 | 13:16 WIB
X