Gunung Merapi Keluarkan Empat Guguran Lava

- Senin, 5 Agustus 2019 | 13:45 WIB
Petugas mengamati seismograf Gunung Merapi di kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DI Yogyakarta, Senin (1/7/2019). Menurut data BPPTKG DIY, sekitar pukul 06.00 wib hingga 12.00 wib, Senin (1/7), Gunung Merapi mengeluarkan satu kali awan panas guguran dengan jarak 1.100 meter ke hulu Kali Gendol serta guguran lawa sebanyak delapan kali dengan jarak 500 - 1.00 meter. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/ama.
Petugas mengamati seismograf Gunung Merapi di kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DI Yogyakarta, Senin (1/7/2019). Menurut data BPPTKG DIY, sekitar pukul 06.00 wib hingga 12.00 wib, Senin (1/7), Gunung Merapi mengeluarkan satu kali awan panas guguran dengan jarak 1.100 meter ke hulu Kali Gendol serta guguran lawa sebanyak delapan kali dengan jarak 500 - 1.00 meter. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/ama.

YOGYAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Gunung Merapi meluncurkan empat kali guguran lava ke arah hulu Kali Gendol, Senin (5/8/2019). Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, guguran lava pertama tercatat melalui periode pengamatan pukul 00:00-06:00 WIB dengan jarak luncur 600 meter.

Selanjutnya, pada periode pengamatan 06:00-12:00 WIB, BPPTKG kembali mencatat tiga kali guguran lava dengan jarak luncur 750-950 meter.

AYO BACA : Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Tidak Direkomendasikan untuk Pendakian

Selain meluncurkan guguran lava, gunung itu juga mengalami 12 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-40 mm selama 29.44-95.23 detik, 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-3 mm selama 12.88-17.28 detik, dan satu kali gempa hybrid dengan amplitudo 4 mm selama 9.48 detik.

Hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah tidak teramati. Angin di gunung itu bertiup lemah hingga sedang ke arah timur, tenggara, dan barat. Suhu udara 20-26.8 derajat celsius, kelembaban udara 16-68 persen dan tekanan udara 628.4-709.9 mmHg.

AYO BACA : Gunung Merapi Alami 7 Kali Gempa Guguran

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

MTs NU Banat Kudus Miliki 6 Tim Riset

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:16 WIB

Kota Tegal Berstatus Level 1, Dedy Yon: Jangan Lengah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:35 WIB
X