KPU Boyolali Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2020

- Senin, 7 Oktober 2019 | 09:56 WIB
Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin (dua dari kanan) bersama Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat (dua dari kiri) pada penyerahan hasil perolehan kursi anggota DPRD Pemilu 2019 , di Kantor Bupati Boyolali, Senin. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)
Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin (dua dari kanan) bersama Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat (dua dari kiri) pada penyerahan hasil perolehan kursi anggota DPRD Pemilu 2019 , di Kantor Bupati Boyolali, Senin. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

BOYOLALI, AYOSEMARANG.COM-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali menyosialisasikan tahapan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) bupati dan wakil bupati Boyolali 2020 yang bakal dilaksanakan serentak.

"Setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali mengenai naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), kegiatan awal kami adalah mengumumkan dan mensosialisasikan tahapan Pilkada," kata Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin, di Boyolali, Senin (7/10/2019).

Menurut Ali Fahrudin saat ini draf pencalonan perseorangan dan dari partai politik masih dibahas di tingkat pusat dan KPU kabupaten/kota masih menunggu keluarnya Peraturan KPU yang baru, tentang pencalonan dalam Pilkada.

AYO BACA : KPS Semarang Ajak Masyarakat Jelajahi Situs Bersejarah

"PKPU pencalonan itu, kewenangan KPU RI, dan masih dibahas di Jakarta. Kami tunggu keluarnya PKPU yang baru," katanya.

Dalam melaksanakan persiapan pilkada, saat ini sebagai pegangan KPU Boyolali adalah Undang-undangan RI No.10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Wali Kota, dan Bupati, yakni PKPU dalam Pilkada 2018.

Dia menjelaskan KPU Boyolali bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan pemerintah daerah setempat telah melakukan penandatanganan MoU, mengenal NPHD. Penandatanganan NPHD merupakan salah satu tahapan Pilkada Boyolali 2020.

AYO BACA : Raffi, Angela dan Lee Jong Hun Eksplorasi Wisata Semarang

Menurut dia, dalam dokumen NPHD untuk KPU Kabupaten Boyolali menerima hibah sebesar Rp28,157 miliar, sedangkan Bawaslu sebesar Rp8,048 miliar. Jumlah anggaran yang dikucurkan kepada KPU sudah dicermati, dan angka itu dinilai mencukupi kebutuhan Pilkada di Boyolali.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Antara Budidaya Maggot dan Persoalan Sampah Organik

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:33 WIB
X