Warga Desa Lokasi Kongres Sampah Sulap Sampah jadi Kostum Unik

- Jumat, 11 Oktober 2019 | 16:09 WIB
Warga dusun Sejambu, Kesongo, Tuntang Kabupaten Semarang mengolah sampah plastik jadi berbagai kerajinan unik. (dok)
Warga dusun Sejambu, Kesongo, Tuntang Kabupaten Semarang mengolah sampah plastik jadi berbagai kerajinan unik. (dok)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM- Keuletan masyarakat Kesongo Tuntang, Kabupaten Semarang terhadap sampah jadi magnet kuat dipilihnya desa yang terletak di antara gunung Ungaran dan Telomoyo itu sebagai tuan rumah Kongres Sampah pada 12-13 Oktober besok. Sejak di dalam rumah warga Kesongo telah memilah sampah antara organik dan non-organik di kantong yang berbeda. 

Proses pemilahan sampah telah dilakukan sejak dalam rumah oleh warga Kesongo melalui kantong-kantong sampah. Kemudian setiap pagi mereka memasukkan kantong-kantong tersebut ke keranjang. 

"Ini keranjangnya juga beda. Ada dua keranjang, keranjang Iso Bosok dan keranjang Ora Iso Bosok," kata Mareta, warga dusun Sejambu, Kesongo, Tuntang Kabupaten Semarang, Jumat (11/10/2019).

Istilah yang digunakan memang sangat sederhana dan mudah dipahami siapapun. Dan itu mempermudah masyarakat untuk turut serta dalam gerakan itu. 
Keranjang Iso Bosok berarti dikhususkan untuk sampah-sampah yang bisa membusuk (organik) dan keranjang Ora Iso Bosok untuk sampah yang tidak bisa membusuk (non-organik). 

AYO BACA : Kemendag Bakar Ratusan Barang Impor Ilegal di Jateng

Namun Mareta mengatakan tidak semua sampah non-organik dibuang ke tempat sampah. 

"Kita berikan ke tetangga yang membuat kerajinan dari sampah plastik. Ada yang dibuat kostum, bunga, topi dan lain-lain," katanya. 

Untuk sampah yang di keranjang kemudian diangkut ke Tempat Penampungan Sementara oleh petugas dari desa. 

Supriyadi, Kepala Desa Kesongo mengatakan petugas pengangkut sampah tersebut juga melanjutkan pemisahan sampah. Yang organik langsung masuk ke bak pickup sementara yang non-organik dimasukkan ke keranjang plastik. 

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Dinsos Batang Pecat Dua Pendamping PKH, Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 16:56 WIB

Kementerian ATR-BPN Targetkan 2025 Seluruh Tanah Terdata

Senin, 20 September 2021 | 15:44 WIB

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Sukoharjo Siap Kejar Target

Senin, 20 September 2021 | 14:54 WIB
X