Pemkab Tegal Kaji Penanganan Limbah B3 di Pesarean dan Karangdawa

- Rabu, 16 Oktober 2019 | 20:32 WIB
Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Rencana Aksi Pengelolaan Kawasan Terdampak Limbah B3 di Hotel Grand Dian Slawi, Rabu (16/10/2019). (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)
Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Rencana Aksi Pengelolaan Kawasan Terdampak Limbah B3 di Hotel Grand Dian Slawi, Rabu (16/10/2019). (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

SLAWI, AYOSEMARANG.COM - Penanganan  limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna dan Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari kini sedang dirancang oleh Pemkab Tegal.

Hal itu disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah ketika membuka Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Rencana Aksi Pengelolaan Kawasan Terdampak Limbah B3 di Hotel Grand Dian Slawi, Rabu (16/10/2019).

Terkait dengan isu penanganan limbah B3 di Desa Pesarean dan Desa Karangdawa, kami pun telah menetapkan isu strategis yang kelima, yaitu infrastruktur pengembangan wilayah dan lingkungan hidup, jelas Bupati Umi.

AYO BACA : Manufacturing Central Java 2019 Kembali di Gelar di PRPP Semarang

Dikatakan, Pemkab Tegal juga telah menetapkan penanganan permasalahan lingkungan hidup khususnya limbah B3 menjadi program unggulan ketujuh. Yaitu peningkatan kualitas lingkungan hidup, yang difokuskan pada upaya penanganan sampah dan limbah B3. 

Menurut Umi, penanganan limbah B3 seperti di Desa Pesarean dilakukan dengan relokasi usaha pengecoran logam rumahan ke Perkampungan Industri Kecil (PIK) Kebasen.

Meskipun masih menyisakan beberapa yang masih belum mau direlokasi. Upaya berikutnya adalah mengeruk tanah yang tercemar sampai pada kedalaman tertentu dan menggantikannya dengan tanah baru.

AYO BACA : Kehadiran Ojek Daring Buat Ekosistem Berbisnis Baru di Semarang

Upaya lain juga melokalisir atau membatasi area terkena limbah B3 agar limbah B3 tidak menyebar lebih luas pada kawasan permukiman warga. Pengawasan dan pemantauan pada objek lingkungan yang terdampak juga kami lakukan untuk menjaga kualitas lingkungannya seperti kualitas air, udara dan tanah, tandasnya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Gelapkan Dana PKH, Perangkat Desa Wonobodro Bunuh Diri

Kamis, 16 September 2021 | 10:51 WIB
X