Gunung Merapi Alami Gempa Guguran Enam Kali

- Kamis, 24 Oktober 2019 | 11:33 WIB
Awan panas guguran Gunung Merapi. (Antaranews)
Awan panas guguran Gunung Merapi. (Antaranews)

YOGYAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi mengalami enam kali gempa guguran selama periode pengamatan, pada Rabu (23/10) mulai pukul 00:00-24:00 WIB.

Melalui keterangan resminya di Yogyakarta, pada Kamis (24/10/2019), Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyebutkan, selain gempa guguran, pada periode pengamatan itu juga tercatat empat kali gempa hybrid atau fase banyak, satu kali gempa tektonik, dan dua kali gempa vulkanik dalam, dan satu kali gempa low frequency. 

AYO BACA : Gunung Merapi Seburkan Awan Panas Setinggi 3.000 Meter

Gempa guguran adalah getaran akibat bongkahan-bongkahan batuan berukuran besar terlepas dari kubah lava

Berdasarkan pengamatan visual, tampak asap solfatara berwarna putih keluar dari Gunung Merapi dengan intensitas tipis hingga sedang dengan ketinggian 25 meter di atas puncak.

AYO BACA : Gunung Merapi Keluarkan Empat Guguran Lava

Pada periode pengamatan sejak, Rabu (23/10/2019) pukul 00:00 WIB hingga Kamis (24/10/2019) pukul 06:00 WIB, BPPTKG tidak mencatat adanya guguran lava yang keluar dari Gunung Merapi.

Hingga saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Promosikan Kopi, Pemkab Temanggung Siapkan Ngopi Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 21:32 WIB

Sragen Kirim 2 Atlet untuk Berlaga di PON XX Papua

Jumat, 17 September 2021 | 15:15 WIB
X