Mahasiswa UIN Walisongo Ziarah Makam Sunan Kudus dan Sunan Muria Jelang KKN

- Minggu, 27 September 2020 | 12:14 WIB
Tim KKN UIN Walisongo Semarang ziarah makam Sunan Kudus jelang KKN. (dok)
Tim KKN UIN Walisongo Semarang ziarah makam Sunan Kudus jelang KKN. (dok)

KUDUS, AYOSEMARANG.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN)  dari UIN Walisongo menggelar ziarah makam Walisongo sebelum menjalankan program KKN. Kegiatan ziarah sekaligus menjadi ajang temu dan koordinasi KKN, Sabtu (26/9/2020).

 Ziarah dilaksanakan ke makam Sunan Muria dan Sunan Kudus.

Kita koordinasi dan bimbingan KKN sekaligus ziarah Sunan Muria dan Sunan Kudus, kata Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Muhammad Syihabuddin yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Jekulo Kudus.

Gus Syihab, demikian ia akrab dipanggil, menyampaikan ziarah Walisongo merupakan waktu yang tepat bagi mahasiswa untuk meminta doa kepada para auliya' agar kegiatan KKN yang akan dilaksanakan mulai awal Oktober berjalan dengan lancar dan barokah.

Titik kumpul temu dan koordinasi KKN kelompok 19 dan 20 dilaksanakan di kediaman Syihabuddin tepatnya di Pondok Pesantren Darul Falah Jekulo, Kudus.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Walisongo Semarang M Rikza Chamami menyambut baik kegiatan ziarah dua makam Walisongo ini. 

Nama kampus kita UIN Walisongo, jadi kalau ada kegiatan KKN diawali dengan ziarah maka wali itu sangat tepat dan bagus sekali tegas Rikza.

Dengan berziarah sebelum kegiatan KKN dimulai ada spirit pemahaman sejarah dan spirit juang Walisongo yang dapat diambil. Peran Walisongo sangat besar dalam menyebarkan dakwah Islam secara damai. 

Mahasiswa yang akan terjun KKN bisa meniru sosok Walisongo dalam bermasyarakat dan mencari solusi kehidupan pungkas Rikza yang juga Pengajar Pondok Pesantren Al Firdaus YPMI Ngaliyan Semarang.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Bea Cukai Solo Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

Selasa, 30 November 2021 | 15:14 WIB
X