2 Hari di Rumah Saja, Pasar hingga Ruas Jalan di Kota Tegal Ditutup

- Rabu, 3 Februari 2021 | 19:41 WIB
Suasana di Pasar Bandung, Kota Tegal yang mulai menerapkan physical distancing, Sabtu (2/5/2020). (Ayotegal.com/Lilisnawati)
Suasana di Pasar Bandung, Kota Tegal yang mulai menerapkan physical distancing, Sabtu (2/5/2020). (Ayotegal.com/Lilisnawati)

TEGAL TIMUR, AYOSEMARANG.COM- Pemerintah Kota Tegal sepakat menerapkan gerakan Kota Tegal di Rumah Saja pada akhir pekan ini, 6 dan 7 Februari 2021.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Tegal Nomor 443/005 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Peningkatan Kegiatan Pengendalian Penyebaran Covid-19 tahap II di Kota Tegal.

Gerakan tersebut merupakan wujud dukungan terhadap kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yakni Jateng di Rumah Saja dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Tengah.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, selama dua hari nanti, seluruh tempat publik akan ditutup, seperti pasar, tempat wisata, mal/toko dan lain sebagainya.

Nanti ruas jalan juga kita tutup. Lampu penerangan jalan umum (PJU) juga akan kita matikan untuk menghindari kerumunan, katanya, Rabu (3/2/2021).

Dengan begitu, masyarakat Kota Tegal diminta untuk menaati kebijakan yang bertujuan untuk keselamatan dan kesehatan bersama.

Dua hari nanti, semua harus di rumah. Tidak ada yang boleh berkegiatan di luar rumah. Tidak ada aktivitas orang berjualan, jual beli di pasar ataupun mal, jelasnya.

Senada dengan Dedy Yon, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi juga berharap, masyarakat Kota Tegal ikut menyukseskan program Jateng di Rumah Saja.

Pro kontra sudah biasa. Kita ikuti saja dulu, kita lihat efektivitasnya. Karena kalau kita tidak mencoba, kita tidak tahu cara seperti apa yang efektif diterapkan, ucapnya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

WADUH, Angka Perceraian di Batang Capai 4.119 Kasus

Selasa, 28 September 2021 | 17:45 WIB
X