Tepati Janji Kembalikan Uang Pungli Zakat, Gibran: Biasakan yang Benar, Bukan Membenarkan yang Biasa

- Minggu, 2 Mei 2021 | 12:22 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka didampingi Camat Pasarkliwon, Ari Dwi Daryanto, mengembalikan dana pungli zakat yang ditarik oleh oknum Linmas Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasarkliwon, Minggu 2 Mei 2021. (dok Humas Pemkot Surakarta)
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka didampingi Camat Pasarkliwon, Ari Dwi Daryanto, mengembalikan dana pungli zakat yang ditarik oleh oknum Linmas Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasarkliwon, Minggu 2 Mei 2021. (dok Humas Pemkot Surakarta)

SOLO, AYOSEMARANG.COM – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, menepati janjinya untuk mengembalikan pungutan liar (pungli) zakat warga Gajahan, Kecamatan Pasarkliwon, Minggu 2 Mei 2021.

Usai pelaksanaan upcaya peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Gibran didampingi Camat Pasarkliwon, Ari Dwi Daryanto, berjalan dari satu toko ke toko lainnya di Jalan Coyudan, untuk mengembalikan uang hasil pungli yang dilakukan oleh oknum linmas dengan tanda tangan Lurah Gajahan, berinisial S.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut bereaksi keras setelah mendapatkan laporan dari warga Gajahan perihal pungli dengan modus penarikan dana zakat tersebut.

Saat mengembalikan dana pungli tersebut, Gibran bertanya kepada pemilik serta penjaga toko terkait besaran pungli yang mengatasnamakan iuran zakat dan sedekah yang diminta oleh beberapa oknum keamanan Kelurahan Gajahan.

"Kemarin dimintain berapa?" ujar Gibran. 

AYO BACA : Hari Ini, Gibran akan Kembalikan Uang Pungli Zakat di Gajahan

Selain itu suami Selvi Ananda ini juga meminta pemilik, serta penjaga toko untuk tidak takut menolak. Gibran menegaskan, hanya dari Baznas yang berwenang mengumpulkan uang zakat dan sedekah. 

"Lain kali jangan mau ya, jangan dikasih meskipun ada tanda tangan, cap lurah, jangan mau. Pokoknya yang boleh mengumpulkan zakat itu hanya dari Baznas, selain itu tidak boleh," tegas Gibran. 

Tercatat sebanyak 145 toko dan kios sudah menyetorkan uang dengan nominal beragam, mulai dari Rp50.000 hingga Rp 100.000.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

MTs NU Banat Kudus Miliki 6 Tim Riset

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:16 WIB

Kota Tegal Berstatus Level 1, Dedy Yon: Jangan Lengah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:35 WIB
X