Wihaji: TMMD Lestarikan Budaya Gotong Royong Warga Desa

- Selasa, 15 Juni 2021 | 17:48 WIB
Bupati Batang Wihaji bersama Forkopimda meletakkan batu pertama peningingkatan jalan rabat beaton Dukuh Semen Desa Kalisalak Limpung, Selasa 15 Juni 202. (Muslihun/Kontributor Batang)
Bupati Batang Wihaji bersama Forkopimda meletakkan batu pertama peningingkatan jalan rabat beaton Dukuh Semen Desa Kalisalak Limpung, Selasa 15 Juni 202. (Muslihun/Kontributor Batang)

BATANG, AYOSEMARANG.COM -- Bupati Batang, Wihaji mengatakan, Tentara Manunggal Membangum Desa (TMMD) sebagai media melestarikan budaya gotong royong. 

"Kalau dulu itu kerja bhakti membuat jalan, bedanya TMMD ada anggaranya yang disetujii oleh DPRD," ungkapnya. 

Ia pun mengatakan walaupun pandemi Covid-19, anggaran TMMD tidak mengalami refocusing dan tetap dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

AYO BACA : Bukan Sekadar Slogan, Kodim Batang Buktikan Manunggal dengan Rakyat

"Pembangunan harus jalan terus, terutama yang berhubungan dengan fasilitas layanan publik kita prioritaskan. Apalagi TMMD yang membangun jalan maka kita anggarkan," kata Wihaji usai membuka TMMD di Desa Kalisalak Kecamatan Limpung, Selasa 15 Juni 2021. 

Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Arh Yan Eka Putra menjelaskan, sasaran fisik TMMD kali ini yakni peningkatan jalan rabat beton sepanjang 729 meter, lebar 2,3 meter dan tinggi 12 centi meter.

Pembangunan tebing talud sepanjang 35 meter, lebar 30 centimeter, tinggi 3,5 meter, serta pembuatan 2 jamban.

AYO BACA : https://www.ayosemarang.com/read/2021/06/04/78409/tni-manunggal-membangun-desa-ini-yang-akan-dilakukan-tentara-di-desa-kalisalak

Untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni ada 3 unit rumah warga. 

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

MTs NU Banat Kudus Miliki 6 Tim Riset

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:16 WIB

Kota Tegal Berstatus Level 1, Dedy Yon: Jangan Lengah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:35 WIB
X