Zona Merah, PMI Kabupaten Tegal Semprot Disinfektan hingga Pelosok Desa

- Jumat, 18 Juni 2021 | 20:39 WIB
Penyemprotan disinfektan oleh PMI Kabupaten Tegal, Kamis 17 Juni 2021 (PMI Kabupaten Tegal).
Penyemprotan disinfektan oleh PMI Kabupaten Tegal, Kamis 17 Juni 2021 (PMI Kabupaten Tegal).

SLAWI, AYOTEGAL.COM -- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal terus menggencarkan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat publik di Kabupaten Tegal.

Bahkan dalam sehari, ada tujuh hingga delapan tempat yang menjadi sasaran penyemprotan, seperti ruas jalan, tempat ibadah, kantor atau gedung, tempat wisata, sekolah, pemukiman warga, pasar sampai ke pelosok desa.

AYO BACA : Kematian Akibat Covid-19 di RSUD Soeselo Slawi Melonjak, Sebulan 30 Pasien Meninggal

Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Narto mengatakan, penyemprotan sengaja dilakukan sebagi upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayanya. Terlebih, saat ini, Kabupaten Tegal berstatus zona merah.

"Sebagian karena inisiatif kita, sebagian lagi permintaan dari masyarakat. Karena kan memang kasusnya lagi naik," katanya, Jumat 18 Juni 2021.

AYO BACA : Semakin Meresahkan, Polisi Belum Ungkap Kasus Pelemparan Batu di Kendal

Menurutnya, penyemprotan dilakukan bukan hanya di pusat kota saja, tetapi juga sampai ke pelosok desa.

"Desa-desa juga jadi sasaran kita. Kemarin, ada 23 desa yang kita semprot. Sekolah-sekolah juga sama, kemarin ada 16 sekolah. Kemudian bank, klinik kesehatan, puskesmas, pabrik, kantor kecamatan dan lainnya," bebernya.

Dengan begitu, ia berharap, penyemprotan yang dilakukan oleh PMI Kabupaten Tegal dapat mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas. 

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Puskesmas Dempet Komitmen Tangani Stunting di Demak

Sabtu, 18 September 2021 | 12:18 WIB

Promosikan Kopi, Pemkab Temanggung Siapkan Ngopi Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 21:32 WIB

Sragen Kirim 2 Atlet untuk Berlaga di PON XX Papua

Jumat, 17 September 2021 | 15:15 WIB
X