Waduh, 10 Anak Usia SD Jadi Pelaku Perusakan Makam Cemoro Kembar Solo

- Selasa, 22 Juni 2021 | 19:19 WIB
Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi perusakan makam di kawasan Mojo, Pasar Kliwon, pada Senin 21 Juni 2021. (Solopos.com)
Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi perusakan makam di kawasan Mojo, Pasar Kliwon, pada Senin 21 Juni 2021. (Solopos.com)

SOLO, AYOSEMARANG.COM -- Sebanyak 12 makam di kompleks permakaman umum Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Solo, dirusak 10 anak-anak usia SD. Dugaan sementara menyebut aksi perusakan itu berkaitan dengan praktik intoleransi.

Lurah Mojo, Margono, mengatakan kasus tersebut saat ini sedang ditangani pihak kepolisian.

“Tidak dilanjutkan ke proses atas (hukum), namun karena mengandung intoleran, perusakan 12 makam masuk ke ranah kepolisian,” ujar Margono dikutip dari Solopos.com, Selasa 21 Juni 2021.

Penyelidikan itu dikarenakan perusakan makam di Mojo, Solo, itu melibatkan anak di bawah umur. Ia akan memeriksa orang tua wali dan pengajar di tempat mereka belajar.

AYO BACA : Pemakaman Cemoro Kembar Solo Dirusak, Sebagian Besar Makam Nasrani

"Sampai saat ini masih proses pemeriksaan. Kami akan memanggil pihak wali atau orang tua anak tersebut dalam pendampingan pemeriksaan,” terang Kapolsek Pasar Kliwon Iptu Achmad Riedwan Prevoost.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus perusakan makam di Mojo, Solo tersebut. Apakah aksi tersebut dilakukan karena doktrin yang salah atau ada hal lain.

“Dugaan awal masih kami dalami, apakah ada doktrin yang salah. Masih kami periksa, kami dalami sampai tuntas. Jumlah pelaku 10 orang dari tempat belajar yang sama,” papar dia.

Diberitakan sebelumnya diduga makam itu dirusak oleh segerombolan anak-anak yang bermain di sekitar makam. Lurah Mojo, Margono, saat dijumpai wartawan, mengatakan salah seorang warga melihat anak-anak tengah merusak makam. Menurutnya, anak-anak itu merupakan murid sekolah informal di kawasan itu.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Promosikan Kopi, Pemkab Temanggung Siapkan Ngopi Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 21:32 WIB

Sragen Kirim 2 Atlet untuk Berlaga di PON XX Papua

Jumat, 17 September 2021 | 15:15 WIB
X