Covid-19 Ganas, Sopir Oksigen di Karanganyar Kewalahan hingga Tumbang

- Selasa, 6 Juli 2021 | 12:45 WIB
Dandim 0727/Karanganyar Letkol (Inf) Ikhsan Agung Widyo Wibowo bersama Kapolres Karanganyar AKBP Muchammad Syafi Maulla mengecek stok, pasokan, dan distribusi oksigen di PT Samator Gas Industri Surakarta, Senin 5 Juli 2021. (Sub Bagian Humas Polres Karanganyar)
Dandim 0727/Karanganyar Letkol (Inf) Ikhsan Agung Widyo Wibowo bersama Kapolres Karanganyar AKBP Muchammad Syafi Maulla mengecek stok, pasokan, dan distribusi oksigen di PT Samator Gas Industri Surakarta, Senin 5 Juli 2021. (Sub Bagian Humas Polres Karanganyar)

KARANGANYAR, AYOSEMARANG.COM -- Tingginya lonjakan kasus Covid-19 membuat sopir pengangkut tabung oksigen bekerja ekstra keras karena meningkatnya kebutuhan hingga kewalahan.

Dikutip dari Solopos.com, Selasa 6 Juali 2021, salah satu penyedia oksigen PT Samator Gas Industri Surakarta, awalnya mempekerjakan lima sopir pengangkut tabung oksigen. Kini, 4 di antaranya tumbang karena kewalahan mengantarkan pesanan oksigen yang meningkat.

“Kami punya lima orang sopir. Tapi empat orang sopir tidak masuk karena kelelahan. Kami kewalahan dari sisi produksi dan distribusi. Biasanya operasional sampai hari Sabtu pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Ini sampai Minggu dan masuknya sampai selesai. Selesai itu kalau tabung kosong sudah terisi semua,” kata Pjs Kepala Cabang PT Samator Gas Industri Surakarta, Nanda Prasojo, saat menerima kunjungan tim Satgas Penanganan Covid-19 di area pabrik, Senin 5 Juli 2021.

AYO BACA : Klaster Pabrik Sepatu Karanganyar Terus Bertambah, 113 Karyawan Positif Covid-19

Nanda mengaku kewalahan memenuhi kebutuhan oksigen. Pihak Samator berupaya menangani persoalan itu dengan menambah personel. Nanda mengaku mendapat tambahan dua personel.

“Ini dapat sopir pengganti. Semoga hari ini (kemarin) kami bisa mengantarkan oksigen ke rumah sakit yang tidak bisa mengambil langsung oksigen ke perusahaan,” ujar dia.

Kunjungan tim Satgas kemarin diikuti Dandim 0727/Karanganyar, Letkol (Inf) Ikhsan Agung Widyo Wibowo dan Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla. Dalam kesempatan itu Dandim mengatakan akan memberikan dukungan tenaga. Dia mengakui bahwa lonjakan kasus Covid-19 drastis apabila dibandingkan beberapa waktu lalu. Kondisi itu berdampak terhadap semua lini kehidupan.

AYO BACA : Kebut Vaksinasi, Solo Targetkan 5.000 Orang Sehari

“Kami, Satgas Penanganan Covid-19 semaksimal mungkin membantu agar jangan sampai ada kendala menghambat produksi. Tadi dapat informasi produksi sampai jam 03.00 WIB. Ini membutuhkan tenaga luar biasa. Kami,TNI/Polri dan Pemkab siap mendukung. (Perusahaan) perlu tenaga ekstra untuk mengangkat tabung dan distribusi,” jelas Dandim.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Bea Cukai Solo Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

Selasa, 30 November 2021 | 15:14 WIB
X