Kematian Akibat Covid-19 di Klaten Melewati 1.000 Kasus, Tertinggi di Soloraya

- Kamis, 8 Juli 2021 | 13:01 WIB
Kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Klaten sudah melewati 1.000 orang. (istimewa)
Kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Klaten sudah melewati 1.000 orang. (istimewa)

KLATEN, AYOSEMARANG.COM -- Kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Klaten sudah melewati 1.000 orang per Rabu 7 Juli 2021. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi di Soloraya.

Angka kematian karena terpapar Covid-19 bertambah 35 orang dalam sehari. Jumlah kumulatif kasus kematian mencapai 1.005 orang.

AYO BACA : Covid-19 Ngamuk, Nakes di Klaten Mulai Kewalahan

“Jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten mencapai 18.676 kasus. Sebanyak 5.851 orang menjalani perawatan/issolasi mandiri, 11.820 orang dinyatakan sembuh. Sebanyak 1.005 orang telah meninggal dunia,” ujar Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo,dikutip dari Solopos.com, Kamis 8 Juli 2021.

Penambahan 35 kasus kematian berasal dari berbagai kecamatan masing-masing Bayat (2 orang), Cawas (satu orang), Ceper (5 orqng), Delanggu (satu orang), Karanganom (satu orang), Kemalang (2 orang), Klaten Selatan (satu orang), Manisrenggo (2 orang), Polanharjo (4 orang), Trucuk (2 orang), Tulung (2 orang), Wonosari (2 orang).

AYO BACA : Smart SMA Negeri 1 Solo Digelar Online, Tetap Seru!

“Kemudian dari Jogonalan 2 orang, Juwiring satu orang, Klaten Selatan 3 orang, Polanharjo 3 orang, Prambanan satu orang,” kata Cahyono lagi.

Kasus harian bertambah 583 pasien. Perinciannya, sebanyak 252 orang terpapar virus saat beraktivitas di Klaten, 16 orang terinfeksi saat di luar daerah.

Sisanya karena kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 di waktu sebelumnya. Penyumbang kasus terbanyak adalah Kecamatan Manisrenggo sebanyak 58 orang.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Antara Budidaya Maggot dan Persoalan Sampah Organik

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:33 WIB
X