Nekat Buka saat PPKM Darurat, 10 Toko Non Esensial di Kota Tegal Disegel Satpol PP

- Sabtu, 10 Juli 2021 | 19:45 WIB
Petugas Satpol PP Kota Tegal tengah menempelkan segel penutupan toko sementara, Sabtu 10 Juli 2021. (Aayotegal.com/Lilisnawati)
Petugas Satpol PP Kota Tegal tengah menempelkan segel penutupan toko sementara, Sabtu 10 Juli 2021. (Aayotegal.com/Lilisnawati)

TEGAL, AYOSEMARANG.COM -- Sejumlah toko yang masih nekat buka di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali terpaksa harus ditutup paksa oleh Satpol PP Kota Tegal, Sabtu 10 Juli 2021.

Toko-toko tersebut di antaranya toko pakaian, sepatu, kasur, dan aksesoris. Ada pula tempat spa yang disegel petugas.

AYO BACA : Curahan Hati Personel BPBD Kota Tegal Jadi Petugas Pemakaman Covid-19

Kepala Satpol PP Kota Tegal, Hartoto mengatakan, satu pekan diterapkannya PPKM Darurat, masih ditemukan toko-toko non esensial yang masih nekat buka.

"Jadi operasi hari ini, kita masih menemukan toko-toko non esensial yang masih buka. Sesuai instruksi wali kota, yang masih melanggar langsung kita tutup. Tadi ada sekira 10-an toko," katanya.

AYO BACA : Pencuri 'Pocong' di Lamongan Akhirnya Ditangkap Polisi, Alasannya Mengejutkan

Menurutnya, mereka yang masih nekat buka beralasan karena tidak tahu kalau tokonya masuk dalam daftar yang wajib tutup.

"Alasannya belum pada tahu. Kita langsung memberikan surat instruksi tersebut agar bisa dipahami," ucapnya.

Hartoto mengimbau, masyarakat dapat menaati instruksi Wali Kota Tegal terkait aturan PPKM Darurat yang berlangsung dari 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

15 Seniman Demak Diterjunkan dalam GSMS

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:59 WIB
X