Wali Kota Tegal Antar Makanan kepada Lansia yang Isoman

- Senin, 12 Juli 2021 | 09:54 WIB
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat memberikan semangat kepada warganya yang lagi menjalani isolasi mandiri di rumah, Minggu 11 Juli 2021. (Ayosemarang/ Lilisnawati)
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat memberikan semangat kepada warganya yang lagi menjalani isolasi mandiri di rumah, Minggu 11 Juli 2021. (Ayosemarang/ Lilisnawati)

AYO BACA : Cegah Isoman Jadi Modus Absen Kerja, Pejabat dan ASN Kota Tegal Wajib Karantina di Isolasi Terpusat

AYO BACA : Lazismu Batang Salurkan Makanan Gratis bagi Warga Isoman Covid-19

TEGAL SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Wali Kota Tegal Dedy Yon Supiyono mengantarkan makanan kepada lansia yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah, Minggu 11 Jui 2021.

Ada tiga lokasi yang dikunjungi, yakni warga yang beralamat di Jalan Layur Barat Gang. 11 No. 8 RT 005/RW 011 Kelurahan Tegalsari. Kemudian warga RT 001/RW 012 Kelurahan Randugunting dan di RT 005/RW 003 Kelurahan Debong Tengah.

Dalam kesempatan itu, Dedy Yon juga tak lupa memberikan semangat sekaligus mendoakan warganya yang sedang isolasi mandiri agar cepat pulih kembali.

"Hari ini kita monitoring di lingkungan masyarakat dan juga ini sekalian mengantar makanan kepada masyarakat yang lagi isoman. Mudah-mudahan makanan ini bisa menambah gizi dan protein pasien," ucapnya.

Menurutnya, pemberian bantuan makanan tersebut tidak hanya diberikan kepada seluruh lansia Kota Tegal, tetapi juga diberikan kepada masyarakat yang positif Covid-19 dan yang terdampak.

"Jadi ada tiga golongan yang kita bantu. Yang pertama para lansia lewat rantang eman lansia. Kedua, untuk masyarakat yang lagi isoman di rumah maupun di tempat isolasi terpusat. Ketiga, untuk keluarga yang lagi isoman di isolasi terpusat," jelasnya.

Ia bersyukur, warganya yang dikunjungi saat itu kondisinya semakin baik.

"Alhamdulillah ketika saya tanya tadi, ada perkembangan kearah yang lebih baik. Mudah-mudahan terkait isolasi mandiri ini tentunya boleh asalkan ada pengawasan, tidak boleh isolasi mandiri tanpa pengawasan ini sangat berbahaya," ujarnya.

Dedy pun meminta kepada tenaga kesehatan di masing-masing kelurahan agar konsisten memantau kesehatan masyarakat yang sedang isolasi mandiri di rumah.

"Saya minta petugas kesehatan memantau betul perkembangan kesehatan warga yang lagi isolasi mandiri di rumah. Jangan sampai kasus warga isolasi mandiri meninggal dunia semakin banyak," tuturnya. 

AYO BACA : Nekat Buka saat PPKM Darurat, 10 Toko Non Esensial di Kota Tegal Disegel Satpol PP

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Puskesmas Dempet Komitmen Tangani Stunting di Demak

Sabtu, 18 September 2021 | 12:18 WIB

Promosikan Kopi, Pemkab Temanggung Siapkan Ngopi Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 21:32 WIB

Sragen Kirim 2 Atlet untuk Berlaga di PON XX Papua

Jumat, 17 September 2021 | 15:15 WIB
X