Kapolri Listyo Sigit Cek PPKM Darurat Solo dan Bagi-bagi Sembako ke Pedagang Hik

- Sabtu, 17 Juli 2021 | 12:32 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit membagikan sembako di Solo pada Jumat 16 Juli 2021 malam. Di Kota Solo Kapolri bersama Panglima TNI akan mengecek pelaksanaan PPKM Darurat dan jalannya vaksinasi. (Humas Polda Jateng)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit membagikan sembako di Solo pada Jumat 16 Juli 2021 malam. Di Kota Solo Kapolri bersama Panglima TNI akan mengecek pelaksanaan PPKM Darurat dan jalannya vaksinasi. (Humas Polda Jateng)

SOLO, AYOSEMARANG.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit beserta Kapolda Jawa Tengah berkeliling Kota Solo untuk meninjau pelaksanaan PPKM Darurat terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL). Peninjauan itu dilakukan pada Jumat 16 Juli 2021 malam.

Kapolri langsung menemui lapak para PKL dan berdialog dengan para pedagang dengan menggunakan bahasa jawa krama halus, Kapolri mengingatkan kepada para pedagang untuk mematuhi aturan yang berlaku yaitu PPKM darurat yaitu pukul 20.00 WIB harus sudah tutup, dan tidak boleh makan ditempat harus dibungkus serta Kapolri juga memberikan bantuan sembako kepada para pedangan kaki lima.

Karena situasi angka Covid-19 yang tinggi, maka supaya masyarakat aman dan angka covid turun sehingga aturan PPKM Darurat dibuat, tapi jenengan tasih saget dodolan ngantos jam 8 dalu bar niku kudu bubar, terus mengken nek wonten tiang tumbas mboten ngagem masker, nyuwun tulung dielingke ngagem masker, lan patuhi protokol kesehatan, ungkap Listyo yang juga pernah menjadi Kapolres Solo.

Kapolri kemudian membagikan paket sembako dan masker di warung hik, yang masih buka.

AYO BACA : Selama PPKM Darurat, Polres Batang Sudah Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Warga Terdampak

Listyo yang pernah menjabat sebagai Kapolresta Solo itu kemudian berbincang dengan penjual hik, memakai bahasa Jawa Kromo, atau bahasa Jawa halus.

Saat dihampiri oleh Listyo, pedagang hik itu mengeluh bila omzetnya dagangannya menurun sampai 50 persen karena PPKM Darurat.

Namun dengan bersahabat, Listyo menjelaskan kenapa kebijakan PPKM Darurat harus dilakukan.

Karena angka Covid-19 kan sedang tinggi, jadi supaya masyarakat aman, terus angka covidnya bisa turun, maka aturannya dibuat, ungkapnya.

Halaman:

Editor: Ade Lukmono

Tags

Terkini

15 Seniman Demak Diterjunkan dalam GSMS

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:59 WIB
X