Kelabuhi Petugas saat PPKM Darurat, Rokok Ilegal Diselundupkan di Ambulans Rusak

- Minggu, 25 Juli 2021 | 19:32 WIB
Truk pengangkut ambulans rusak yang disita Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY. Truk tersebut mengangkut rokok ilegal dan digagalkan petugas Bea Cukai di Gerbang Tol Adiwerna, Tegal. (Dok Bea Cukai Jateng)
Truk pengangkut ambulans rusak yang disita Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY. Truk tersebut mengangkut rokok ilegal dan digagalkan petugas Bea Cukai di Gerbang Tol Adiwerna, Tegal. (Dok Bea Cukai Jateng)

TEGAL, AYOSEMARANG.COM -- Tim Gabungan Bea Cukai Kanwil Jateng DIY dan Bea Cukai Tegal berhasil mengagalkan ratusan ribu batang rokok tanpa pita cukai yang hendak diselundupkan pada Sabtu 24 Juli 2021.

Usaha penyelundupan itu terjadi di Gerbang Tol Adiwerna, Kleben, Gembong Kulon, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Saat ditangkap pelaku nekat menyamarkan rokok itu di dalam bak truk jenis Isuzu NKR71 HD. Rokok ilegal itu dimasukan ke dalam sebuah mobil ambulans rusak yang diangkut truk tersebut.

Sang sopir, RS mengaku tidak mengetahui jika muatan yang dia bawa adalah barang ilegal. Dia berkata jika dia hanya menyopir.

“Saya tidak tahu jika muatan selain mobil ambulans itu adalah rokok illegal. Mobil ambulansnya juga sudah rusak bekas kecelakaan,” terangnya.

AYO BACA : Bea Cukai Fasilitasi Hibah 200 Tabung Oksigen dari Shopee ke Pemkot Surakarta

Untuk ambulans yang diangkut berjenis Toyota Innova dan memang sehabis mengalami kecelakaan di Sampang, Madura pada Rabu 21 Juli 2021. Mobil yang diduga mengalami pecah ban sebelum kecelakaan tersebut membawa jenazah dari Jakarta.

Belum diketahui pasti kronologi ambulans tersebut diangkut truk yang juga membawa rokok illegal.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Moch Arif Setijo Nugroho menjelaskan jika pihaknya akan meneliti lebih lanjut termasuk atas pengakuan sopir tersebut.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Sragen Kirim 2 Atlet untuk Berlaga di PON XX Papua

Jumat, 17 September 2021 | 15:15 WIB

Gelapkan Dana PKH, Perangkat Desa Wonobodro Bunuh Diri

Kamis, 16 September 2021 | 10:51 WIB
X