Keluarganya Meninggal karena Covid-19, Ashar Gifari Jadi Anak Angkat Polres Sukoharjo

- Selasa, 27 Juli 2021 | 19:15 WIB
Kapolres Sukoharjo  AKBP Wahyu Nugroho Setiawan menyambut, Ashar Gifari Putra Setiawan yang kedua orang tua dan kakeknya meninggal karena Covid-19 pada Selasa 27 Juli 2021. Mulai hari ini juga Polres Sukoharjo mengangkat Ashar sebagai anak angkat. (Polres Sukoharjo)
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setiawan menyambut, Ashar Gifari Putra Setiawan yang kedua orang tua dan kakeknya meninggal karena Covid-19 pada Selasa 27 Juli 2021. Mulai hari ini juga Polres Sukoharjo mengangkat Ashar sebagai anak angkat. (Polres Sukoharjo)

SUKOHARJO, AYOSEMARANG.COM - Bocah Sukoharjo Ashar Gifari Putra Setiawan (8) yang beberapa hari lalu kehilangan kedua orang tua dan kakeknya karena terpapar Covid-19 nasibnya sudah pulih. Pada Selasa 27 Juli 2021, Polres Sukoharjo mengangkatnya menjadi anak asuh.

Pengangkatan itu ditandai dengan ajakan Polres Sukoharjo kepada Gifari untuk mengunjungi Mapolres. Di Mapolres, Gifari langsung disambut dengan Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setiawan.

AYO BACA : Waduh, Risma Temukan Kejanggalan Nilai Bantuan di Kota Pekalongan

Gifari yang diantar budenya, Eni, diberi sejumlah mainan serta tas beserta kelengkapannya. Wahyu Setiawan mengatakan pihaknya mendapat laporan dari Babin mengenai kondisi Gifari dalam beberapa waktu terakhir.

Setelah mendapat kabar mengenai kondisinya, akhirnya Polres Sukoharjo mengangkatnya sebagai anak asuh. Kendati demikian, Gifari akan tetap tinggal dengan budenya.

AYO BACA : BOR Isolasi Terpusat Kota Tegal Rendah, Banyak Masyarakat Pilih Isoman di Rumah

Gifari sudah kehilangan orangtua dan kakeknya dalam waktu tiga hari akibat terpapar Covid-19. Yaitu pada tanggal 21 Juli dan 23 Juli 2021 lalu, kata Kapolres.

Pengangkatan anak asuh ini dikatakan oleh Wahyu Nugroho sebagai bentuk kepedulian kepada Gifari karena sudah mengalami cobaan berat. Untuk itulah Polres Sukoharjo menyalurkan bantuan.

Secara moral dan emosional, kami bertanggung jawab terhadap anak ini. Karena itu nantinya dia akan kami pantau dan berikan bantuan yang diperlukan olehnya. Termasuk dalam hal pendidikan, jelas Wahyu Nugroho.

Halaman:

Editor: Ade Lukmono

Tags

Terkini

Dinsos Batang Pecat Dua Pendamping PKH, Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 16:56 WIB

Kementerian ATR-BPN Targetkan 2025 Seluruh Tanah Terdata

Senin, 20 September 2021 | 15:44 WIB

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Sukoharjo Siap Kejar Target

Senin, 20 September 2021 | 14:54 WIB

Waspada! Wonogiri Berpotensi Terjadi Tsunami 33,5 Meter

Minggu, 19 September 2021 | 12:05 WIB
X