Angka Kematian di Batang Tinggi, Anggaran Santunan Kematian Capai Rp2,3 Miliar

- Kamis, 29 Juli 2021 | 15:59 WIB
Ilustrasi, petugas pemakaman. Angka kematian masyarakat miskin di batang cukup tinggi. (dok)
Ilustrasi, petugas pemakaman. Angka kematian masyarakat miskin di batang cukup tinggi. (dok)

BATANG, AYOSEMARANG.COM -- Santunan kematian atau e-Sakti yang menjadi program Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono sudah berlangsung hampir 4 tahun berjalan.

Di sementer pertama 2021 ini, sudah sekitar Rp1 miliar santunan kematian yang terealisasi. Hal ini karena pada bulan - bulan kemarin angka kematian masyarakat miskin tinggi.

Pemkab pun sudah memberikan tambahan anggaran Rp1,3 Milyar untuk mencukupi jika adanya tambahan permintaan bantuan hingga akhir 2021 nanti.

AYO BACA : 1.004 Warga Miskin Batang Terima Santunan Kematian Rp1 Juta per Orang

"Untuk pengajuan tidak ada peningkatan yang signifikan. Masih cukup stabil. Tapi memang untuk anggaran awal Rp1 Milyar sudah terealisasi untuk masyarakat. Sehingga Pemkab memberikan alokasi tambahan Rp1,3 miliar. Sehingga tahun ini total ada Rp2,3 miliar yang dianggarkan oleh Pemkab Batang untuk santunan kematian," jelas Kepala Dinsos Batang, Joko Tetuko saat diwawancarai, KamisĀ  29 Juli 2021.

Dijelaskan, santunan kematian diperuntukkan bagi warga miskin yang tercatat pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun tidak.

Bagi warga miskin yang tidak tercatat di DTKS bisa mengajukan permohonan dengan menyertakan surat keterangan dari desa dilengkapi dengan foto rumah. Nantinya jika sudah disetujui, pihak keluarga akan mendapatkan santunan kematian sebesar Rp1 juta.

AYO BACA : Lapas di Jateng Mayoritas Penuh, Rentan Jadi Klaster Baru

"Tidak hanya itu, bagi warga yang rumahnya permanen dan berkeramik tapi tidak punya penghasilan alias tidak bekerja, bisa mengajukan permohonan dana kematian asalkan ada surat keterangan dari desa," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Dinsos Batang Pecat Dua Pendamping PKH, Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 16:56 WIB

Kementerian ATR-BPN Targetkan 2025 Seluruh Tanah Terdata

Senin, 20 September 2021 | 15:44 WIB

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Sukoharjo Siap Kejar Target

Senin, 20 September 2021 | 14:54 WIB

Waspada! Wonogiri Berpotensi Terjadi Tsunami 33,5 Meter

Minggu, 19 September 2021 | 12:05 WIB
X