Mahasiswa KKN Undip Ajari Remaja Desa Paskaran Kenalkan Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini

- Jumat, 30 Juli 2021 | 12:21 WIB
Dengan prokes ketat, mahasiswa KKN Pulang Kampung Universitas Diponegoro Semarang, Mesha Rahma Aurellita ajari pendidikan antikorupsi desa Pasekaran RT 02/ 02 Kecamatam Batang, Kabupaten Batang.(dok)
Dengan prokes ketat, mahasiswa KKN Pulang Kampung Universitas Diponegoro Semarang, Mesha Rahma Aurellita ajari pendidikan antikorupsi desa Pasekaran RT 02/ 02 Kecamatam Batang, Kabupaten Batang.(dok)

BATANG, AYOSEMARANG.COM -- Belakangan ini pemberitaan tentang korupsi hampir mewarnai di semua media setiap hari. Bahkan korupsi seolah - oleh kini menjadi budaya di masyarakat.

Khawatir hal tersebut, mahasiswa KKN Pulang Kampung Universitas Diponegoro Semarang, Mesha Rahma Aurellita ajari remaja desa Pasekaran RT 02/ 02 Kecamatam Batang, Kabupaten Batang tentang pendidikan antikorupsi

Mesha Rahma Aurellita mengatakan, pendidikan antikorupsi sebuah ikhtiar untuk menyadarkan dengan terencana, serta mendorong generasi Bangsa memiliki sikap menolak secara tegas segala bentuk perbuatan korupsi melalui penanaman nilai-nilai anti korupsi dalam kegiatan pembelajaran. 

AYO BACA : Bantu Ketahanan Pangan, Mahasiawa KKN Undip Bagikan Bibit Sayuran di Desa Cempereng Batang

"Belakangan ini banyak remaja menganggap masalah korupsi  merupakan masalah umum yang sering terjadi di kehidupanya. Padahal masalah itu sangat serius yang dapat merusak moral generasi penerus bangsa di masa yang akan datang," jelas Mesha Rahma Aurellita.

Mahasiswi fakultas Administrasi Publik itu juga mengatakan, Perbuatan korupsi biasa terjadi pada anak-anak, seperti perbuatan moncontek di kelas, atau bahkan tidak mengerjakan tugas individu secara mandiri. 

"Ini terdengar sepele, tapi tetap saja perbuatan mencontek tidak bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas. Perbuatan tersebut juga tidak sesuai berkarakter Bangsa dan berlawanan dengan nilai-nilai anti korupsi," ungkapnya. 

AYO BACA : Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SD Belajar Matematika dengan Konsep 'MAGIC'

Oleh karena itu, kata dia, Pendidikan anti korupsi perlu ditanamkan sejak dini kepada peserta didik sekolah dasar, karena pada masa inilah anak sedang berproses pembentukan karakter (character building).

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Dinsos Batang Pecat Dua Pendamping PKH, Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 16:56 WIB

Kementerian ATR-BPN Targetkan 2025 Seluruh Tanah Terdata

Senin, 20 September 2021 | 15:44 WIB

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Sukoharjo Siap Kejar Target

Senin, 20 September 2021 | 14:54 WIB

Waspada! Wonogiri Berpotensi Terjadi Tsunami 33,5 Meter

Minggu, 19 September 2021 | 12:05 WIB

Puskesmas Dempet Komitmen Tangani Stunting di Demak

Sabtu, 18 September 2021 | 12:18 WIB
X