Pemkot Solo Buka Suara Terkait Pungli Pemakaman Pasien Covid-19 di TPU Daksinoloyo

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:46 WIB
Ilustrasi, diduga terjadi pratik pungli pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Daksinoloyo. (Yogi Faisal/ AyoBogor)
Ilustrasi, diduga terjadi pratik pungli pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Daksinoloyo. (Yogi Faisal/ AyoBogor)

SOLO, AYOSEMARANG.COM -- Kabar adanya pungutan liar atau pungli pada pemakaman pasien Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Daksinoloyo, Danyung, Grogol, Sukoharjo, dibantah Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Kota Solo.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Kota Solo, Taufan Basuki Supardi, memastikan pemakaman pasien Covid-19 sepenuhnya dibiayai Pemkot Solo. 

“Sudah saya klarifikasi, dari dinas tidak ada yang melakukan seperti itu. Jadi, bukan pungutan liar (pungli),” ucapnya dikutip dari Solopos.com jaringan Ayosemarang.com, Jumat 30 Juli 2021. 

AYO BACA : Duh, Pemakaman Jenazah Covid-19 di Solo Mulai Penuh

Namun, Taufan mengakui ada kemungkinan pungli berasal dari warga atau penyedia jasa gali makam. Taufan pun mengaku sudah bertanya kepada keluarga atau ahli waris pasien corona asal Kedunglumbu, Solo, yang diduga jadi korban pungli itu.

Menurut Taufan, dari informasi yang ia peroleh, keluarga pasien itu tidak menghubungi juru kunci TPU tapi langsung ke jasa gali kubur. Taufan mengatakan di TPU itu banyak warga yang bekerja menawarkan jasa terkait pemakaman.

“Kalau tukang gali dari kami ada sendiri. Bisa jadi jasa kijing, biayanya dari situ. Kalau dari dinas enggak ada. Pemakaman retribusinya jelas, jenazah orang dewasa Rp150.000, jenazah anak separuhnya,” jelas Taufan.

AYO BACA : Video Ciuman Anaknya dengan Niko Al Hakim Viral, Ibu Adhisty Zara: Itu Video Lama

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga asal RT 002/RW 003 Kelurahan Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, diduga menjadi korban pungutan liar atau pungli saat memakamkan jenazah kerabatnya yang positif Covid-19, Kamis 29 Juli 2021, malam.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Dinsos Batang Pecat Dua Pendamping PKH, Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 16:56 WIB

Kementerian ATR-BPN Targetkan 2025 Seluruh Tanah Terdata

Senin, 20 September 2021 | 15:44 WIB

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Sukoharjo Siap Kejar Target

Senin, 20 September 2021 | 14:54 WIB
X