Laris Manis di Masa Pandemi, Jamu Tradisional Ramai Diburu Masyarakat untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 13:55 WIB
Ilustrasi Ibu Ruswen yang sedang melayani pembeli jamu (Istimewa)
Ilustrasi Ibu Ruswen yang sedang melayani pembeli jamu (Istimewa)

CILACAP, AYOSEMARANG.COM – Melonjaknya angka kasus Covid-19 di Indonesia membuat banyak usaha masyarakat yang terkena imbasnya, mulai dari penurunan omzet hingga banyak usaha yang terpaksa harus gulung tikar.

Namun, untuk jamu tradisional justru naik daun dan banyak diburu masyarakat. Hal ini juga dirasakan para pedagang jamu tradisional di Kabupaten Cilacap.

Ruswen warga Desa Pesahangan, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap ini mengungkapkan, melonjaknya kasus Covid-19 ini ternyata membawa berkah tersendiri bagi dirinya dan pedagang jamu lain yang ada di daerahnya.

Pasalnya, masyarakat percaya bahwa kandungan herbal di dalam jamu ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh terutama saat menghadapi wabah virus Corona saat ini.

 “Setelah adanya pandemi Covid-19 ini, penjualan jamu tradisional ini memang mengalami peningkatan. Karena masyarakat Desa Pesahangan percaya bahwa kandungan herbal dalam jamu tradisional mampu meningkatkan daya tahan tubuh mereka,” ungkap Ruswen, Selasa 3 Agustus 2021.

Ibu tiga anak ini juga mengatakan, semua bahan-bahan yang dipakai adalah bahan-bahan segar tanpa campuran pengawet apa pun. Adapun bahan-bahan dasar yang digunakan yaitu kunyit, kencur, asam jawa, jahe, daun sirih, bunga rosela, serta temulawak diolahnya menjadi jamu tradisional yang kaya akan manfaat.

AYO BACA : Stik Daun Kopi, Cemilan Unik Berkat Inovasi Pemuda Asal Temanggung

 “Bahan-bahan yang saya gunakan seperti kunyit, kencur, jahe, asam jawa, daun sirih, bunga rosela serta temulawak ini semuanya masih segar dan tanpa campuran pengawet apa pun. Itu saya lakukan supaya cita rasa dan manfaat dari jamu tradisional ini tetap terjaga,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa saat ini masih ada beberapa orang yang enggan minum jamu karena beranggapan bahwa jamu itu memiliki rasa yang pahit.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Gelapkan Dana PKH, Perangkat Desa Wonobodro Bunuh Diri

Kamis, 16 September 2021 | 10:51 WIB
X