Bertambah, Ini Syarat Sekolah Gelar PTM di Kendal

- Selasa, 14 September 2021 | 11:10 WIB
Siswa SMP IT Robbani Kendal mulai masuk sekolah untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.  (edi prayitno/kontributor Kendal)
Siswa SMP IT Robbani Kendal mulai masuk sekolah untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. (edi prayitno/kontributor Kendal)



KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Jumlah sekolah yang mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kendal semakin bertambah.

Jika sebelumnya hanya 60 sekolah yang boleh melaksanakan PTM kini sudah ada 182 sekolah. Bahkan jumlah ini terus bertambah menjadi 192 sekolah hingga akhir pekan kedua September 2021.

”Hari Rabu nanti jumlah sekolah yang laksanakan PTM menjadi 192 sekolah terdiri dari 85 PAUD, 70 SD dan 37 SMP. Jumlah ini bisa terus bertambah selama dalam  simulasi dan evaluasi  memenuhi syarat maka akan ditambah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal Wahyu Yusuf Ahmadi, Selasa 14 September 2021.

Baca Juga: Vaksinasi Pelajar di Kendal Terus Dikebut, Capaian Baru 17%

Dijelaskan Wahyu, syarat boleh melakukan PTM yang pertama semua guru dan karyawan harus sudah di vaksin. Selain itu, ada ijin dari orang tua bahwa siswa boleh mengikuti PTM.

“Kemudian sekolah harus melengkapi sarana prasarana seperti tempat cuci tangan, masker, face shield dan maksimal siswa yang masuk 50 % untuk SD dan SMP,” imbuhnya.

Sementara PTM di SMP Negeri 3 Weleri sudah dilaksanakan mulai Senin 13 September 2021. plt Kepala SMP N 3 Weleri Zubaidi  mengatakan, PTM dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga: 8 Desa di Batang Langganan Banjir, Ini Imbauan Camat Batang

“Ada sebanyak 250 siswa kelas 7,8 dan 9 yang berangkat ditiap pertemuan. Kita lakukan giliran untuk siswa absen hingga nomor 16 dan kemudian keesokan harinya absen nomor 17 hingga 32,” jelasnya.

Karena jumlah siswanya sedikit hanya 500 siswa seluruhnya makan yang berangkat tiap pertemuan 250 siswa. Nantinya sistem yang dilakukan bergantian dari rumah melaksanakan belajar secara daring.

“Waktu pelajaran juga hanya 2 jam mulai jam 08.00 sampai 10.00 tanpa jam istirahat,”imbuhnya.

Baca Juga: Menunggu Evaluasi Simulasi PTM, Jumlah Sekolah di Kendal akan Ditambah

Hal yang sama juga dilakukan SMP IT Robbani yang sudah melakukan PTM terbatas. Siswa yang berangkat hanya 50% dengan waktu belajar 2 jam. Siswa yang masuk sekolah dan belajar di rumah akan menerima pembelajaran yang sama melalui daring.

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Siapkan 3 Jalur Penghubung Kendal Bawah dan Atas

Selasa, 21 September 2021 | 18:44 WIB

50% Santri di Kendal Sudah Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Senin, 20 September 2021 | 19:18 WIB
X