SYARAT WAJIB Peserta Tes SKD CPNS 2021 Pemkot Semarang Digelar 19 September

- Selasa, 14 September 2021 | 14:54 WIB
Ilustrasi pelaksanaan Tes SKD CPNS. (Kementerian PANRB)
Ilustrasi pelaksanaan Tes SKD CPNS. (Kementerian PANRB)



SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Tes SKD CPNS 2021 Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan dimulai pada 19 September hingga 6 Oktober 2021.

Lokasi Tes SKD CPNS 2021 Pemkot Semarang bertempat di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Kecamatan Gunungpati, Semarang.

Tes SKD CPNS 2021 Pemkot Semarang akan dibagi dalam 3 sesi yang dimulai pukul 06.30 WIB - 15.45 WIB. Masing-masing sesi akan diikuti sekira 400 peserta.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang sekaligus ketua penerimaan CPNS Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan SKD CPNS 2021 dengan matang.

Baca Juga: 5 Larangan saat Mengikuti Tes SKD CPNS 2021, Jangan Dilanggar!

Baca Juga: BOCORAN Soal dan Kunci Jawaban TIU Tes SKD CPNS 2021

Protokol kesehatan (prokes) akan diterapkan dengan ketat baik di dalam ruang tes maupun di lingkungan sekitar. Setiap pergantian sesi, ruangan akan disemprot dengan desinfektan agar tetap steril.

"Untuk persyaratan yang harus dibawa peserta salah satunya membawa surat hasil swab PCR 2x24 jam atau antigen 1x24 jam dan menunjukkan bukti vaksinasi," ujar Iswar, Minggu 12 September 2021.

Terkait wajib vaksinasi, sebelumnya Gubernur Jawa Tengah sudah mengusulkan untuk menghapus syarat tersebut untuk mengikuti SKD CPNS 2021. Namun hingga saat ini masih belum ada jawaban.

"Sementara kami menggunakan surat petunjuk dari BKN bahwa peserta harus melakukan vaksinasi terlebih dahulu," imbuhnya.

Baca Juga: Istri Siri Ayah Taqy Malik Datangi MUI Terkait Penyimpangan Seksual

Jika nantinya wajib vaksinasi tidak disyaratkan, Iswar mengatakan pihaknya akan memperkuat testing. Sehingga pengecekan terhadap surat bebas Covid-19 akan diperketat guna mengantisipasi terjadinya penularan.

Kendati demikian, peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19 tetap bisa mengikuti seleksi. Hal ini dikarenakan pihaknya sudah menyiapkan ruangan terpisah. Dalam proses seleksi, peserta juga akan didampingi oleh petugas khusus dari tenaga kesehatan (nakes).

"Kalau H-1 positif tidak apa-apa, bawa saja suratnya, tetap ikut tes di hari yang sama. Nakes RSWN kami tugaskan. Ada perlakuan khusus kalau bagi warga Semarang, setelah tes kami masukan ke isolasi terpusat," paparnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Wisnu Zaroh juga mengatakan hal yang serupa. Ia menjelaskan panitia sudah menyediakan 40 kursi khusus untuk peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurutnya hal seperti ini harus tetap dilakukan. Karena setiap peserta yang lolos seleksi administrasi memiliki hak untuk ikut SKD.

Baca Juga: PENTING! Cara Cetak Kartu Tes SKD CPNS 2021

Baca Juga: Rincian Passing Grade atau Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2021

"Kami lakukan rekayasa sedemikian rupa agar proses seleksi tetap aman meskipun di tengah pandemi," kata Wisnu.

Sementara terkait sarannya untuk menghapus wajib swab dan vaksin dari syarat mengikuti SKD masih belum mendapat jawaban. Kendati demikian, ia meminta kepada peserta untuk tetap memenuhi persyaratan yang ada.

"Saya pesan kepada peserta untuk mempersiapkan dengan baik seleksi ini. Kalau tetap seperti itu persyaratannya, dipenuhi saja. Daripada nanti mengalami permasalahan. Karena kami hanya pelaksana," pungkasnya.

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jawa Tengah Jadi Provinsi Pertama yang Miliki Brinda

Kamis, 16 September 2021 | 12:18 WIB
X