Kasus Transfer Dana Palsu ATM Bank Jateng, Kerugian Capai Rp20 Miliar

- Rabu, 15 September 2021 | 07:59 WIB
Terkait kasus transfer dana palsu melalui ATM Bank Jateng, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy saat memberikan keterangan pers di Mapolda Jawa Tengah.  (Humas Polda Jateng)
Terkait kasus transfer dana palsu melalui ATM Bank Jateng, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy saat memberikan keterangan pers di Mapolda Jawa Tengah. (Humas Polda Jateng)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Sebanyak 15 pelaku transfer dana palsu melalui ATM Bank Jateng dibekuk Ditreskrimsus Polda Jateng.

Dalam kasus transfer dana palsu tersebut, Bank Jateng mengalami kerugian mencapai Rp20 miliar.

Transfer dana palsu melalui ATM Bank Jateng terjadi di Kecamatan Sukolilo dan Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati.

Kapolda Jateng melalui Kabidhumas, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menerangkan para pelaku adalah pasangan suami istri, yang terdiri dari 8 laki-laki dan 7 perempuan.

Baca Juga: Polda Jateng Tangkap 15 Pelaku Pembobol Bank Jateng

"Para pelaku menjalankan aksi transfer dana pada bulan Agustus sampai Oktober 2018. Mereka memanfaatkan adanya system error pada ATM Bank Jateng di 2 kecamatan tersebut," ujar Kabidhumas.

Cara yang digunakan pelaku adalah memakai ATM yang diterbitkan BCA pada mesin ATM bersama milik Bank Jateng. Dimana diketahui, mesin ATM Bank Jateng di Kecamatan Sukolilo dan Kecamatan Wedarijaksa, tidak membaca respon sukses atas transaksi tersebut.

“Mesin ATM memerintahkan reversal (pembatalan) atas transaksi tersebut. Pada kenyataannya, sistem hanya membatalkan pada sisi penyelenggara jasa transaksi ATM/rekening asal dan tidak membatalkan pada sisi core banking dan ITM (Integrated Transaction Module)," papar Kombes M Iqbal.

Baca Juga: LIGA CHAMPIONS: Juventus Menang Besar 3-0 di Markas Malmo

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jawa Tengah Jadi Provinsi Pertama yang Miliki Brinda

Kamis, 16 September 2021 | 12:18 WIB
X