Perempuan Dinilai Tangguh Hadapi Masa Pandemi Covid-19

- Rabu, 15 September 2021 | 15:34 WIB
Webinar dan Launching Book Chapter ''Dinamika Masyarakat di Masa Pandemi'', Rabu 15 September 2021.  (dok)
Webinar dan Launching Book Chapter ''Dinamika Masyarakat di Masa Pandemi'', Rabu 15 September 2021. (dok)


SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Di masa pandemi Covid-19 ini, perempuan meski banyak disebut sebagai pihak yang paling rentan, namun dalam kenyataanya menjadi pihak yang paling tangguh. Bagaimana tidak, ketika pandemi covid-19 ini melanda dan perekonomian keluarga terdampak, maka tak sedikit perempuan atau ibu rumah tangga mengambil alih peran sebagai penopang ekonomi keluarga.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Pusat Kependudukan Perempuan dan Perlindungan Anak (PKPPA) - Lembaga Penelian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Arri Handayani di sela-sela Webinar dan Launching Book Chapter ''Dinamika Masyarakat di Masa Pandemi'', Rabu 15 September 2021.

Baca Juga: 5 Olahraga Terbaik Untuk Kesehatan Jasmanimu, Dijamin Jarang Sakit!
Pembicara lain yakni Dosen Hubungan Internasional Unisri Surakarta Untari Narulita MD SIP MHI dan sebagai moderator Yuli Kurniati Werdiningsih SS MA.


Arri menyebutkan tak sedikit perempuan terpaksa harus menjadi kepala keluarga akibat suami atau keluarganya meninggal akibat virus ini. Bahkan, tak sedikit ibu rumah tangga yang harus memikul beban ganda akibat mendampingi anaknya menjalani program belajar dari rumah dan masih harus bekerja.

''Tetapi karena wanita memang tangguh maka, ia bisa melewati masa-masa sulit seperti saat ini dengan berbagai cara, seperti berjualan online, membuat kerajinan hingga bekerja di perusahaan,'' terang ari.

Baca Juga: Pastikan Tidak Masuk Dalam Daftar Hitam, Ini Syarat Penerima Kartu Prakerja Gelombang 21

Ketangguhan wanita ini juga tertuang dalam buku yang dilaunching hari ini. Arri mengatakan sejarah telah membuktikan perempuan Indonesia adalah pejuang tangguh. Bahkan, permasalahan kesenjangan gender yang disampaikan bukanlah untuk membuat putus asa melainkan menjadi semangat dan motivasi.

''Dengan dukungan semua pihak, saya yakin perempuan akan dapat bangkit dan menyelamatkan bangsa ini dari berbagai dampak akibat pandemi Covid-19.''

Dosen Hubungan Internasional Unisri Surakarta Untari Narulita MD SIP MHI mengemukakan Book Chapter ''Dinamika Masyarakat di Masa Pandemi'' ini merupakan hasil perenungan para penulis terkait perjuangan perempuan di tengah pandemi, dinamika keluarga di masa pandemi serta pembentukan karakter bagi anak di masa pandemi.

Baca Juga: VIRAL Video Polisi Semarang Dorong Pengendara Motor hingga Jatuh, Ini Tanggapan dari Polda Jateng

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Siapkan 3 Jalur Penghubung Kendal Bawah dan Atas

Selasa, 21 September 2021 | 18:44 WIB

Update Stok Darah Semarang, Selasa 21 September 2021

Selasa, 21 September 2021 | 15:30 WIB

Cakupan Vaksinasi di Sejumlah Wilayah Jateng Masih Rendah

Selasa, 21 September 2021 | 14:44 WIB

Jateng Kebut Percepatan Vaksinasi

Selasa, 21 September 2021 | 14:15 WIB

Dindikbud Demak Genjot Lingkungan Belajar Berkualitas

Selasa, 21 September 2021 | 10:35 WIB
X