(SEMARANGAN) Bioskop Kota Semarang Era 80-an Part 3: Film Dipromosikan Pakai Toa, Siasat Orde Baru

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:16 WIB
Banyumanik Theater yang kini mangkrak dan tidak terpakai. Gedung ini dulu pernah jadi bioskop di tahun '80-an.  (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Banyumanik Theater yang kini mangkrak dan tidak terpakai. Gedung ini dulu pernah jadi bioskop di tahun '80-an. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM - Kota Semarang tercatat memiliki 27 bioskop di era 80-an. Hal itu tentu saja jauh lebih banyak daripada saat ini.

Pengamat film di Kota Semarang dan penikmat bioskop di era 80-an, Imam Rahmayadi menyampaikan, jika bioskop zaman dulu punya karakteristik khusus

Imam menuturkan, gedung bioskop itu berdiri di setiap distrik yang ada di Semarang. Masing-masing bioskop memiliki penontonnya atau segmen sendiri.

Baca Juga: (SEMARANGAN) Bioskop Kota Semarang Era 80-an Part 1: Bioskop Mewah Sudah Pakai Kursi Empuk dan AC

Ada yang diperuntukkan bagi kalangan elite, menengah, dan bawah. Ada pula yang hanya memutar film silat, legenda Nusantara, hingga film India.

Cara promosi yang dilakukan juga cukup unik. Misalnya saja di Peterongan Theater, film baru dipromosikan dengan mobil pikap yang punya toa besar.

“Film yang baru disiarkan keliling kota seperti menyiarkan sebuiah pertandingan sepak bola tarkam,” ucapnya.

Baca Juga: (SEMARANGAN) Bioskop Kota Semarang Era 80-an Part 2: Harga Tiket Rp150, Putar Film India hingga Film Silat

Kemunculan banyaknya bioskop ini tampak mencolok karena hadir dalam rentang beberapa tahun, yakni antara tahun 1978 sampai 1985.

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X