Akhiri Sengketa Tanah, Satpol PP Kota Semarang Robohkan 34 Rumah di Simongan

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:43 WIB
Anak-anak Kampung Karangjangkang, Simongan menyaksikan rumah-rumah di kampungnya dirobohkan Satpol PP Kota Semarang. Perobohan ini jadi hasil akhir setelah beberapa waktu lalu sempat terjadi sengketa tanah.  (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Anak-anak Kampung Karangjangkang, Simongan menyaksikan rumah-rumah di kampungnya dirobohkan Satpol PP Kota Semarang. Perobohan ini jadi hasil akhir setelah beberapa waktu lalu sempat terjadi sengketa tanah. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANG BARAT, AYOSEMARANG.COM -- Satpol PP Kota Semarang kembali merobohkan 34 rumah yang berdiri tanpa izin di Karangjangkang, Simongan, Semarang Barat, Kamis 14 Oktober 2021.

Selama perobohan kegiatan berjalan tertib tanpa adanya bentrokan dari warga. Pasalnya semua pemilik rumah sudah mendapat tali asih dari pemilik tanah Putut Sutopo.

Oleh karena itu petugas sudah leluasa untuk meruntuhkan rumah dengan palu jumbo.

Baca Juga: Satpol PP Kota Semarang Tertibkan Pedagang Barang Bekas di Kota Lama, Ini Sebabnya

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menyampaikan jika memang sebelum pembongkaran ini pihaknya sudah memberikan waktu tiga minggu kepada warga untuk berkemas. Alhasil saat tiba di hari perobohan, tidak ada warga yang terganggu.

“Karena batas waktu sudah habis kemarin, maka hari ini kami turun untuk cek sekaligus bongkar,” kata Fajar.

Setelah ini Fajar meminta kepada pihak kuasa hukum pemilik tanah untuk segera memasang pagar peringatan agar area itu tak kembali ditempati oleh oknum.

Baca Juga: Fakta-fakta Pertempuran Lima Hari di Semarang yang Menelan Banyak Korban

“Yang jelas kami ucapkan terimakasih kepada warga yang telah ikhlas bangunannya dirobohkan,” jelasnya.

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X