Rokok Ilegal Senilai Rp 3,7 Miliar Dimusnahkan Bea Cukai Semarang

- Kamis, 25 November 2021 | 13:55 WIB
  Pemusnahan rokok ilegal dengan cara dibakar ini secara simbolis dipimpin oleh Kepala Kantor Bea Cukai Jateng DIY Muhammad Purwantoro bersama instansi terkait di kantor Jalan Arteri Yos Sudarso, Kamis 25 November 2021. (arri widiarto/ayosemarang.com)
Pemusnahan rokok ilegal dengan cara dibakar ini secara simbolis dipimpin oleh Kepala Kantor Bea Cukai Jateng DIY Muhammad Purwantoro bersama instansi terkait di kantor Jalan Arteri Yos Sudarso, Kamis 25 November 2021. (arri widiarto/ayosemarang.com)


SEMARANG UTARA, AYOSEMARANG.COM - Kantor Bea Cukai Semarang memusnahkan sebanyak 3,6 juta batang rokok ilegal berbagai merek di kantor Jalan Arteri Yos Sudarso, Kamis 25 November 2021. Apabila dirupiahkan, rokok yang dimusnahkan ini senilai Rp 3,7 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 1,8 miliar yang terdiri dari Nilai Cukai dan Pajak Rokok.

Pemusnahan rokok ilegal dengan cara dibakar ini secara simbolis dipimpin oleh Kepala Kantor Bea Cukai Jateng DIY Muhammad Purwantoro bersama instansi terkait antara lain TNI AL, Kodam IV Diponegoro, Polrestabes Semarang, Kejaksaan Negeri Semarang, Satpol PP Kota Semarang, Satpol PP Kota Salatiga dan Satpol PP Kabupaten Kendal.

Baca Juga: Bursa Capres 2024, Ganjar Pranowo dan Puan Maharani Disebut akan Bergabung Saat Pilpres

''Pemusnahan dilakukan lantaran rokok rokok tersebut tak ada pita cukainya,'' ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Jateng DIY Muhammad Purwantoro.

Ia menegaskan melalui pemusnahan ini pihaknya ingin menciptakan iklim perdagangan rokok yang bagus. “Kami tidak ingin pemasaran rokok legal terganggu oleh rokok ilegal,” jelasnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Semarang Sucipto menuturkan rokok ilegal yang dimusnahkan ini merupakan barang hasil penindakan periode Juni-Desember 2020. Selama kurun waktu tersebut, pihaknya melakukan penindakan sebanyak 16 kali.

Baca Juga: Kumpulan Kata-kata Bijak Hari Guru Nasional Ki Hajar Dewantara Bapak Pendidikan Indonesia

“Ternyata pandemi ini tak menyurutkan para pelaku untuk mengedarkan rokok ilegal,” kata Sucipto.

Penindakan ini kata dia, berkat kerjasama dari TNI Polri, Kejaksaan, Pemda dan informasi dari masyarakat. Ia mengingatkan kepada masyarkaat agar tak menjual rokok secara ilegal. Sebab ditegaskannya ada sanksi berat bagi pelaku.

Baca Juga: Magdalena Andersson Resmi Jadi Perdana Menteri Wanita Pertama Swedia
“Ancaman penjaranya satu sampai lima tahun,” jelasnya.***

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RSUD Soewondo Kendal Layani Pasien Kejiwaan

Selasa, 30 November 2021 | 19:41 WIB

UPDATE Stok Darah PMI Semarang Selasa 30 November 2021

Selasa, 30 November 2021 | 14:42 WIB

Lirik Lagu dan Kunci Gitar White Christmas

Selasa, 30 November 2021 | 13:41 WIB
X