Syaharani Hangatkan Soegijazz 2018

- Jumat, 26 Oktober 2018 | 07:09 WIB
Penyanyi Jazz Syaharani saat tampil di acara Soegijazz 2018 di Gedung Yohanes Paulus II Unika Jl Pawiyatan Luhur, Semarang, Kamis (25/10/2018) malam.(Ayosemarang/Arie Widiarto)
Penyanyi Jazz Syaharani saat tampil di acara Soegijazz 2018 di Gedung Yohanes Paulus II Unika Jl Pawiyatan Luhur, Semarang, Kamis (25/10/2018) malam.(Ayosemarang/Arie Widiarto)

GAJAHMUNGKUR, AYOSEMARANG.COM--Pertunjukan musik jazz oleh  Syaharani and The Queenfireworks yang ditampilkan pada acara Soegijazz 2018 memukau penonton yang memadati Gedung Yohanes Paulus II Universitas Katholik Semarang (Unika), jalan Pawiyatan Luhur, Semarang, pada Kamis (25/10/2018) malam. 

Syaharani menghibur audiens dengan aksi panggungnya dan juga diselingi interaksi dengan penonton. Dengan aksi enerjiknya, penonton dibuat terpukau. 

Di tengah pertunjukan, Syaharani memberikan kaos bertandatangan dirinya kepada salah satu penonton yang berhasil menebak salah satu judul lagu yang dimainkan.

Syaharani memanaskan suasana dengan beberapa lagu seperti "Delight of Love", "Mungkin", "Love", "Anytime", "Tersiksa Lagi", "Kiranya", dan "Loving You".

Diiringi petikan gitar Donny Suhendra, betotan bas Kristian Dharma, dan gebukan drum Sirhan Muhammad, dan Trias Fajar yang memegang keyboard juga mencoba membuat suasana lebih hidup dengan permainan musiknya tanpa menghilangkan kesan santai yang ingin ditonjolkan.

Syaharani sendiri mengapresiasi acara yang diselenggarakan Unika ini. 

“Soegijazz ini merupakan salah satu acara yang warna festivalnya juga asik,” ujar dia.

Syaharani juga menambahka dengan adanya acara seperti ini juga turut melestarikan musik jazz sekaligus memperkenalkan musik jazz pada generasi muda sekarang. "Musik jazz memang kurang memiliki ruang di dunia permusikan Indonesia," lanjutnya.  

Ketua panitia acara Soegijazz, Christian Moniaga, mengaku bahwa perhelatan Soegijazz kali ini berbeda dari edisi sebelumnya. Dari segi tema yang diusung,  konsep acara, dan bintang tamu yang dihadirkan. Acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya sepeser pun. “Yang tahun ini merujuk pada Bhineka Tunggal Ika maka dari itu digunakanlah tajuk Unity In Diversity” ujarnya.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Ajak Warga Tetap Prokes dan Berbagi Nasi Kotak

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:00 WIB

Ini Filosofi Santri Versi Gus Basyarrohman

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:45 WIB

Warga Keluhkan Sampah Menumpuk Sepanjang Sungai Aji

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:10 WIB

Berikut Ini Bisa Buat Helm Timbulkan Bau Tak Sedap

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:50 WIB
X