Sekolah Boarding Gratis Jateng Siap Tampung 264 Siswa Miskin

- Kamis, 14 Maret 2019 | 17:50 WIB
Grafis Alur Pendaftaran PPDB SMK Negeri Jateng 2019. (istimewa)
Grafis Alur Pendaftaran PPDB SMK Negeri Jateng 2019. (istimewa)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM--Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK Negeri Jawa Tengah 2019 dibuka. Sekolah boarding gratis tersebut siap menampung 264 siswa kurang mampu.

Kepala SMKN Jateng Semarang Yudi Wibowo menyampaikan berbeda dengan sekolah negeri lainnya, sekolah boarding dikhususkan untuk warga tidak mampu. Pendaftaran untuk SMKN boarding memang dilakukan sebelum pembukaan SMAN/SMKN se-Jateng, agar siswa yang tidak diterima bisa mendaftar di sekolah negeri non-boarding.

Ditambahkan, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman http://ppdb.smknjateng.sch.id/ mulai 1 Maret – 7 April 2019. Pada tahun ini, kuota penerimaan sebanyak 264 peserta didik yang terbagi dalam tiga sekolah. Yakni, kampus Semarang sebanyak 120 siswa, Pati 48 siswa, dan Purbalingga 96 siswa.

AYO BACA : Kerja Sama dengan Perusahaan, Lulusan SMKN Jateng Langsung Kerja

Program keahlian yang tersedia di Kampus Semarang meliputi Bisnis Konstruksi dan Properti, Teknik Elektronika Industri, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan. Kampus Pati membuka jurusan Agribisnis dan Pengolahan Hasil Pertanian, dan Teknik Perbaikan Body Otomotif. Sementara, Kampus Purbalingga menyelenggarakan jurusan Teknik Pemesinan dan Teknik Pengelasan.

“Kuota tersebut diperebutkan ribuan pendaftar dari berbagai wilayah yang tersebar di Jawa Tengah,” ujarnya, Kamis (14/3/2019).

Yudi memaparkan, calon peserta didik harus memenuhi kriteria berasal dari keluarga tidak mampu yang dibuktikan dengan Kartu Perlindungan Sosial  (KPS)/ Kartu Indonesia Pintar (KIP)/ Program Keluarga Harapan (PKH)/ Surat Keterangan Tidak Mampu. Mereka juga mesti memiliki potensi akademis dan nonakademis yang baik, berkelakuan baik, berminat melanjutkan sekolah, dan ada dukungan dari orang tua.

AYO BACA : Kartu Keluarga "Aspal" Jadi Ancaman Baru PPDB

“Untuk keterangan tidak mampu, kami juga minta mereka menyertakan foto rumah tinggal dan fotokopi rekening listrik atau bukti pembelian pulsa listrik satu bulan terkahir. Jangan coba-coba menipu atau mengakali karena tim kami juga akan turun langsung ke setiap rumah untuk memastikan calon siswa benar-benar tidak mampu,” terangnya.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Ajak Warga Tetap Prokes dan Berbagi Nasi Kotak

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:00 WIB

Ini Filosofi Santri Versi Gus Basyarrohman

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:45 WIB

Warga Keluhkan Sampah Menumpuk Sepanjang Sungai Aji

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:10 WIB

Berikut Ini Bisa Buat Helm Timbulkan Bau Tak Sedap

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:50 WIB
X