Izin Dicabut, Pabrik Rokok di Jepara Gugat Bea Cukai

- Sabtu, 7 September 2019 | 20:53 WIB
Pendiri Rumah Pancasila dan Klinik Hukum di Semarang Yosep Parera bersama tim kuasa hukum lain saat memberikan penjelasan, Sabtu (7/9/2019).(istimewa)
Pendiri Rumah Pancasila dan Klinik Hukum di Semarang Yosep Parera bersama tim kuasa hukum lain saat memberikan penjelasan, Sabtu (7/9/2019).(istimewa)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Sebuah perusahaan rokok di Jepara melalui Rumah Pancasila dan Klinik Hukum menggugat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus sebesar Rp 12,8 miliar. Gugatan diajukan sebab KPPBC Kudus dianggap melakukan pencabutan izin pabrik rokok di Jepara secara sepihak.

Gugatan dilayangkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang. Secara resmi akan dikirimkan Senin (9/9/2019) diajukan oleh para advokat Rumah Pancasila dan Klinik Hukum yang mendampingi klien tersebut.

"Klien mendatangi kami untuk meminta pendampingan hukum, mereka merasa dirugikan oleh pihak Bea Cukai Kudus," ungkap Yosep Parera, advokat sekaligus Pendiri Rumah Pancasila dan Klinik Hukum dalam keterangan pers di Semarang, Sabtu (7/9/2019).

Yosep ketika itu didampingi 3 advokat lainnya; Ceicilia Novita, Shofi Nur Aini dan Hirda Rahmah, menerangkan awalnya pihak Bea Cukai Kudus mengeluarkan izin untuk penjualan rokok dari PR. Lentera Terang Jaya. Surat keputusannya bernomor: KEP-191/WBC.10/KPP.MC.02/2019 tentang Penetapan Tarif Cukai Hasil Tembakau untuk Merek Baru atas nama PR Lentera Terang Jaya. 

Surat dikeluarkan pada 8 April 2019. Pemiliknya bernama Deny Ulkhaq yang tinggal di Kabupaten Jepara.

Berbekal izin itu, PR Lentera Terang Jaya kemudian memproduksi rokok bermerek NEW L.S Menthol (ND). Rokok itu akan diekspor ke Filipina.

AYO BACA : Lagi, KPPBC Kudus Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dari Jepara

Berbekal izin itu pula, PR Lentera Terang Jaya kemudian mengadakan perjanjian kontrak kerjasama (eksklusif) dengan PT. Sahabat Bilal Berjaya untuk produksi rokok. Perjanjiannya dibuat pada 29 April 2019.

Tapi pada 9 Juli 2019 justru pihak KPPBC Kudus mengeluarkan surat keputusan baru, yakni Keputusan Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus Nomor: KEP-322/WBC.10/KPP.MC.02/2019 tentang Pencabutan Penetapan Tarif Cukai Hasil Tembakau atas nama PR Lentera Terang Jaya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Masih ada Rentenir Berkedok Koperasi di Kendal

Minggu, 19 September 2021 | 18:35 WIB

Pembangunan TPQ Plus Masjid Al Qodar Sendangmulyo Dimulai

Minggu, 19 September 2021 | 15:33 WIB

Update Stok Darah Semarang Jumat 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB
X