Persiapan Pilkada 2020, NPHD Kabupaten Demak Masih Proses Penyelesaian

- Senin, 14 Oktober 2019 | 18:21 WIB
Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Fajar Subkhi Abdul Kadir Arif ( ANTARAJATENG.COM/Dok. pribadi)
Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Fajar Subkhi Abdul Kadir Arif ( ANTARAJATENG.COM/Dok. pribadi)

SEMARANGBARAT.AYOSEMARANG.COM -- Sejumlah persiapan dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah untuk meningkatkan pengawasan Pilkada 2020.

Beberapa diantaranya, adalah melakukan evaluasi kinerja pada Pemilu 2019 lalu, seperti proses pencegahan dan penindakan.

AYO BACA : KPU Boyolali Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2020

"Kami melakukan kegiatan evaluasi untuk menyampaikan kinerja Bawaslu selama ini kepada publik termasuk proses pencegahan dan penindakan pelanggaran guna meningkatkan pengawasan Pilkada 2020 agar lebih maksimal," ujar Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Fajar Subkhi Abdul Kadir Arif, Senin, (14/10/2019).

Fajar menambahkan, masih ada 1 kabupaten yang belum mengesahkan nota perjanjian dana hibah daerah (NPHD) yakni Kabupaten Demak.

AYO BACA : KPU Kendal Digelontor Rp 35,9 Miliar untuk Pilkada 2020

"Untuk di Demak masih dalam proses. Sebenarnya batas akhir penandatanganan NPHD sudah harus selesai pada 1 Oktober 2019. Namun, hingga batas itu terlewati, NPHD Demak belum selesai," imbuhnya.

"Kami melihatnya proses awal entah karena tergesa-gesa atau apa, tapi proses pembahasan terlewati. Pemkab Demak langsung sebut angka yang disetorkan ke DPRD, Padahal sebelum sodorkan angka harus dibahas terlebih dahulu," tambahnya.

Fajar optimis Pemkab dan Bawaslu Demak bakal segera mencapai kesepakatan bersama. "Tentunya optimis dengan semua pihak di Demak, dengan mengedapankan kepentingan bersama," tutupnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang, Rabu 27 Oktober 2021

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:19 WIB

Peluang Siswa SMK jadi Pengusaha Masih Terbuka Lebar

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:26 WIB
X