Dewan Minta Pemkot Lebih Serius Tangani Masalah Sampah

- Kamis, 2 Januari 2020 | 17:05 WIB
Sampah di TPA Jatibarang.(Ayosemarang.com/Vedyana Ardyansah)
Sampah di TPA Jatibarang.(Ayosemarang.com/Vedyana Ardyansah)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Masalah sampah tampaknya menjadi salah satu permasalahan di Kota Besar, tak terkecuali di Kota Semarang.

Sampah di musim kemarau bisa menjadi sumber kekumuhan dan penyakit, sedangkan di musim penghujan, sampah menjadi salah satu penyebab banjir karena menyumbat saluran air. 

AYO BACA : Liburan Tahun Baru 2020 Masuk Musim Hujan, Omzet Pedagang Oleh-oleh Meningkat

Melihat persoalan tersebut,  Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta Pemerintah Kota Semarang lebih serius tangani masalah sampah.

Hal tersebut disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Semarang Masa Sidang Persidangan I Tahun 2020 di Aula DPRD Kota Semarang, Kamis, (2/1/2020).

AYO BACA : Ganjar Temukan Air Kali Tenggang Berbusa, Diduga Tercemar Limbah

Bisa disetiap RW dibuatkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara. Selain itu diberikan mesin pengolan sampah atau Komposer. Yang dilanjutkan, pemerintah memberi pelatihan terkait  pengolahan sampah kepada para pemuda warga setempat,  Sekretaris FPKB DPRD Kota Semarang Gumilang Febriyansyah.

Sementara itu, Anggota FPKB Juan Rama menambahkan, jika Pemkot Semarang telah menarik retribusi sampah kepada warga. Yaitu tarikan uang pengelolaan sampah kepada penduduk Kota Semarang ketika membayar tagihan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). 

“Warga merasa sudah membayar retribusi pengelolaan sampah yang ditarik ketika membayar tagihan PDAM. Jadi aspirasi ini perlu ditindaklanjuti,” ujar wakil rakyat dari Daerah Pemilihan kecamatan Ngaliyan, Tugu dan Mijen itu.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang Jumat 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB
X