BNNP Jateng Berhasil Tangkap Pelaku TPPU dari Tindak Pidana Narkotika

- Senin, 10 Februari 2020 | 18:22 WIB
Kapala BNNP Jateng Brigjen Beny Gunawawan memperlihatkan barang bukti (Ayosemarang.com/Vedyana)
Kapala BNNP Jateng Brigjen Beny Gunawawan memperlihatkan barang bukti (Ayosemarang.com/Vedyana)

SEMARANGUTARA, AYOSEMARANG.COM -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng berhasil mengamankan M Iqbal (28) pelaku kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari hasil tindak pidana Narkotika jaringan Kris dan Sancai.

Kapala BNNP Jateng, Brigjen Beny Gunawawan mengatakan, dalam melancarkan aksinya, M Iqbal membuat surat keterangan E-Katp, KTP serta KK Palsu untuk membuka rekening di sejumlah Bank. Menurutnya, jaringan tersebut sangat berbahaya karena berhasil mengelabui sejumlah bank nasional untuk membuka rekening dengan identitas palsu.

AYO BACA : Modus Baru, Narkoba Diselundupkan dalam Bola mainan anak

"Jaringan ini juga berhasil menembus sistem administrasi Dukcapil karena nomor NIK KTP palsu yang mereka gunakan terdaftar di Disdukcapil. Rekening tersebut untuk transaksi narkotika dalam jumlah besar dan tidak menutup kemungkinan digunakan untuk kejahatan lainnya," ujarnya di Kantor BNNP Jateng, Senin (10/2/2020).

Beny menambahkan, pelaku TPPU Jaringan ini memalsukan identitas dengan nama Juanda Bintaro Sibuea. Nama tersebut dipakai untuk membuka rekening dan menerima aliran dana dari Rekening a.n Dandy Kokasih. 

AYO BACA : Tak Puas di Ranjang, Suami Tega Jual Istri ke Pria Hidung Belang

"Setelah dilakukan penelusuran dari awal TPPU yang melibatkan jaringan ini ternyata Juanda ini nama bukan yang sebenarnya. Ia memakai nama orang lain," tambahnya.

Setelah yakinbahwa M Iqbal ini adalah pelaku perputaran uang jaringan Sancai, BNNP Jateng menangkap Iqbal di kawasan Enhaka blok D no. 31 Godog Karangpawitan, Kab. Garut, Jawa Barat pada Rabu (8/1/2020).

Dari hasil pengungkapan, tim Bidang Pemberantasan Narkotika BNNP Jateng berhasil mengamankan sejumlah barang bukti beberapa mutrek rekening bank a.n M iqbal dan Juanda Bintaro, satu buah Hp aset berupa  sebuah rumah dan sertifikat beenilai Rp.400 juta dan satu unit mobil Daihatsu Ayla warna putih dengan NoPoL D-1609-UY.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Update Stok Darah Semarang Jumat 17 September 2021

Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB

Sudah Sampai Pembahasan, Jateng Siap Wujudkan Brinda

Kamis, 16 September 2021 | 19:51 WIB

PSISa Salatiga: Lini Serang Masih jadi PR

Kamis, 16 September 2021 | 19:33 WIB
X